Valentino Rossi Pertanyakan Komitmen Yamaha - Kompas.com

Valentino Rossi Pertanyakan Komitmen Yamaha

Kompas.com - 11/08/2018, 05:05 WIB
Sepeda motor balap Yamaha YZR-M1 yang dipakai pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dipamerkan selama GIIAS 2018.Kompas.com/Alsadad Rudi Sepeda motor balap Yamaha YZR-M1 yang dipakai pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dipamerkan selama GIIAS 2018.

SPIELBERG, KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mempertanyakan komitmen Yamaha di kelas MotoGP.

Valentino Rossi menyebut bahwa Yamaha terlalu pelit mengeluarkan dana untuk pengembangan motor.

"Menurut saya, ini tentang berapa besar Yamaha memiliki keinginan untuk menang?" kata Valentino Rossi seperti dikutip BolaSport.com dari Speedweek, Jumat (10/8/2018).

Baca Juga: Valentino Rossi Kembali Lempar Ultimatum kepada Yamaha

"Kesan saya, Honda dan Ducati telah banyak berinvestasi daripada Yamaha akhir-akhir ini," ujar Rossi.

Persoalan elektronik menjadi masalah kronis bagi Yamaha yang membuat mereka tertinggal jauh dari Honda dan Ducati.

Musim ini, Honda sudah memenangkan enam balapan dan Ducati sudah memenangkan empat balapan.

"Saya akan suka ketika Yamaha 100 persen berkomitmen, karena Yamaha tidak kekurangan apa pun, baik personel maupun anggaran," tuturnya.

Rossi lantas membandingkan dengan Yamaha ketika era Masao Furusawa.

"Secara teknis, Furusawa adalah patokan nyata bagi saya," tutur pemegang sembilan gelar juara dunia.

"Dia banyak membantu saya dan berkontribusi bagi perkembangan saya. Tetapi, kami juga banyak berdiskusi, kami mencoba banyak hal agresif," lanjutnya.

Baca Juga: Ditolak Mentah-mentah, Fernando Alonso Tanggapi Komentar Pedas Bos Red Bull Racing

Seringkali Rossi dan Vinales mengeluh tentang upgrade yang dibawa Yamaha yang dinilainya kurang radikal.

"Anda membutuhkan orang-orang yang terkadang mengambil risiko. Itu tidak mudah. Tetapi, jika meningkat sedikit dalam akselerasi, maka kami akan menang," tutur Rossi lagi.

Rossi berharap bahwa motor Yamaha M1 tahun ini bisa lebih baik daripada motor tahun lalu, terutama saat kondisi lintasan basah. (Samsul Ngarifin)



Close Ads X