Ingin Belanja Besar, AC Milan Terganjal Aturan FFP - Kompas.com

Ingin Belanja Besar, AC Milan Terganjal Aturan FFP

Kompas.com - 07/08/2018, 17:30 WIB
Andre Silva merayakan gol kemenangan AC Milan atas Chievo Verona pada pertandingan Serie A di San Siro, Minggu (18/3/2018). AFP/MIGUEL MEDINA Andre Silva merayakan gol kemenangan AC Milan atas Chievo Verona pada pertandingan Serie A di San Siro, Minggu (18/3/2018).

KOMPAS.com - Direktur Umum AC Milan, Leonardo, mengatakan timnya tidak akan mendatangkan pemain besar dalam waktu dekat karena terganjal oleh aturan Financial Fair Play (FFP).

Menurut Leonardo, AC Milan tidak mau mengambil risiko terkena sanksi UEFA karena melanggar aturan keuangan klub yang telah ditentukan.

"Karena FFP, kami tidak akan mendatangkan pemain top dunia ke AC Milan," kata Leonardo dikutip dari FourFourTwo, Selasa (7/8/2018).

Baca juga: Gonzalo Higuain Punya Tugas Berat Selepas AC Milan Ditinggal Filippo Inzaghi

"Jika kami bisa menemukan cara mengakali aturan, mungkin kami akan mendapatkan keajaiban untuk belanja pemain. Namun, itu tidak akan terjadi saat ini. Belanja kami saat ini masih sesuai aturan," ujar Leonardo menambahkan.

Lebih lanjut, Leonardo menyebut AC Milan sebenarnya menginginkan bintang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic. Namun, harga yang dipatok Lazio membuat AC Milan mundur dalam perburuan Milinkovic-Savic.

"Milinkovic-Savic adalah pemain impian semua tim. Dia adalah pemain yang kami inginkan, tetapi harga pasarnya tidak sesuai dengan keuangan kami," kata Leonardo.

"Bahkan, satu tahun lalu, saya sudah meliriknya. Dia adalah pemain yang komplet, tetapi kami tidak mungkin memilikinya," ujar Leonardo menambahkan.

Terkait dengan FFP, AC Milan memang baru saja lepas dari sanksi UEFA. AC Milan sebelumnya didakwa melakukan pelanggaran aturan keseimbangan keuangan klub. Akibatnya, Rossoneri dilarang tampil oleh UEFA di Liga Europa musim depan.

Baca juga: Satu Lagi Cara AC MIlan agar Gianluigi Donnarumma Tak Jadi Hengkang

Beruntungnya, banding AC Milan dikabulkan oleh pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional atau The Court of Arbitration for Sport (CAS).

CAS menganggap larangan tampil di Liga Europa terlalu berlebihan untuk aturan yang dilanggar AC Milan. UEFA pun mencabut larangan tersebut.

Namun, dalam keputusan itu, UEFA menginginkan CAS untuk melakukan penyelidikan keuangan AC Milan lebih lanjut apa lagi kini sudah melakukan pergantian pemilik.



Close Ads X