Kompas.com - 07/08/2018, 15:30 WIB
Bek Persib Bandung Bojan Malisic saat berlatih bersama rekan setimnya, Senin (6/8/2018). Persib.co.idBek Persib Bandung Bojan Malisic saat berlatih bersama rekan setimnya, Senin (6/8/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Bek Persib Bandung asal Serbia, Bojan Malisic, menilai situasi sepak bola Indonesia relatif lebih dinamis dibandingkan kompetisi di negara Asia lainnya.

Hal itu dikatakan Bojan setelah delapan bulan mencicipi atmosfer kasta tertinggi sepak bola Indonesia bersama Persib.

"Dinamikanya sangat intensif. Anda bisa melihat tim di posisi bawah bermain dan kerja begitu keras memenangi beberapa pertandingan, tidak peduli posisi berapa tim yang dihadapi," ujar Bojan, Selasa (7/8/2018).

Dengan kondisi demikian, kata Bojan, setiap tim tak boleh kehilangan fokus untuk mendapat poin penuh guna menjaga peta persaingan.

Baca juga: Bersama Persib, Bojan Malisic Siap Tempur Setelah Jalani Sanksi

"Itu yang saya lihat di Indonesia. Ketika di atas, kami tidak bisa melepaskan satu kemenangan pun karena setiap tim bisa saling mengalahkan, jadi yang penting di sini fokus. Seperti saya katakan tadi, di sini dinamikanya sangat tinggi karena setiap tim selalu fight sampai detik akhir pertandingan," tuturnya.

Selain itu, kata Bojan, sepak bola Indonesia cenderung tak bertumpu pada taktik. Sebab, gaya bermain klub Indonesia lebih mengandalkan determinasi dan agresivitas permainan.

"Saya bisa bandingkan soal taktik, di sini tidak banyak hiraukan taktik dan setiap tim seperti tidak berpikir soal taktik yang bagus. Di negara lain lebih mengandalkan taktik, tetapi tidak masalah karena di sini sepak bola lebih dinamis dan Anda kami harus berlari mungkin hingga 100 menit, saya suka ini," tuturnya.

Bojan pun menanggapi posisi timnya sebagai pemimpin klasemen sementara. Menurut dia, prestasi Persib saat ini merupakan buah kerja keras setiap elemen tim.

Baca juga: Mario Gomez: Tak Benar jika Saya Ingin Mundur dari Persib karena Gaji

"Ini bukan kejutan dan kami harus melakukan lebih setiap musim. Pada 2014, Persib sudah melakukan itu (juara) dan kami harus melanjutkan pembinaan," kata Bojan.

Loyalitas yang diberikan bobotoh (sebutan suporter Persib) juga jadi pengalaman terbaik selama ia dapat selama membela Persib.

"Semua pasti ingin mempersembahkan gelar juara untuk kejayaan Persib. Namun, ini bukan hanya dari pemain, kalian tahu berapa banyak suporter Persib, setiap kota yang kami datangi kami rasakan dukungan yang luar biasa," katanya.

"Bukan hanya karena saya suka bobotoh sekarang, tetapi ketika Anda pergi jauh dari Bandung dan bermain di hadapan fans lawan, Anda bisa melihat suporter dengan baju biru di tribun dan itu membuat kami lebih bertenaga untuk fight," kata Malisic.

"Saya suka ini, saya tahu semua penjuru Bandung ingin kami menjadi juara dan kami akan mencoba yang terbaik," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.