Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persebaya Terpuruk, Bejo Sugiantoro Beri Pesan untuk Bonek

Kompas.com - 03/08/2018, 06:00 WIB
Ghinan Salman,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Legenda hidup Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, akan mengawal dua pertandingan sebagai caretaker Bajul Ijo.

Bejo berkomitmen dan akan bertanggung jawab untuk mengawal dua laga home dan away yang bakal dilakoni Persebaya, terdekat melawan Persela Lamongan, Minggu (5/8/2018), di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Setelah itu, Persebaya akan bertandang ke markas Barito Putra pada 12 Agustus 2018.

"Saya sebagai bagian dari Persebaya, mau tidak mau harus mencurahkan jiwa raga untuk Persebaya. Saya berkomitmen untuk itu semua," ucap Bejo di Sidoarjo, Kamis (2/8/2018).

Baca juga: Persebaya Ganti Tugas Manajer Tim Setelah Lepas Alfredo Vera

Pada dua pertandingan melawan Persela dan Barito, pihaknya ingin memberikan sesuatu yang lebih kepada masyarakat Surabaya dan bonek, terutama karena ekspektasi semuanya, para pemain juga disebutnya ingin segera bangkit dari keterpurukan.

"Marwah bonek harus seperti dulu, Stadion GBT angker. Jadi, jangan sampai pemain kita sendiri takut untuk berbuat lebih untuk Persebaya sendiri," ucap Bejo.

"Bonek adalah bagian dari kita, bonek adalah bagian dari pemain, bonek adalah bagian dari semuanya, unsur kita, Persebaya," katanya.

Kendala yang dihadapi tim, kata Bejo, dimungkinkan karena masalah motivasi. Para pemain takut bermain di kandang sendiri.

Karena itu, pihaknya menginginkan bonek kembali membuat angker stadion dan mendukung penuh perjuangan pemain di lapangan.

Baca juga: Alfredo Vera Pilih Mundur dari Persebaya demi Kondusivitas Tim

"Kami punya luka lama yang enggak boleh diungkit. Bakar-bakar (di tribune) itu kan metode lama. Karakter bonek memang seperti itu, saya tidak bisa menyalahkan," kata Bejo.

Namun, demi menatap masa depan, Bejo merasa harus berani untuk menyampaikan pesan ini kepada suporter. Tujuannya, kata Bejo, agar bonek juga semakin baik.

"Saya terenyuh dengan kejadian sebelum pertandingan lawan Perseru Serui. Ada bakar-bakar di dalam, enggak tahuanya di luar juga ada. Image yang sudah dibangun akhirnya jelek dengan hal-hal seperti itu," tuturnya.

"Jadi, saya enggak mau, saya juga korban masa lalu. Jadi, jangan sampai di era modern ini kembali ke masa lalu," katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, mengaku sejak awal Bejo sudah didaftarkan sebagai asisten pelatih dengan lisensi B AFC.

"Jadi, secara regulasi, ofisial tidak akan disahkan kalau posisi asisten pelatih tidak diisi. Jadi, coach Bejo di Tim U-19 sekaligus kami daftarkan sebagai asisten pelatih, jadi bukan tiba-tiba sekarang ditunjuk. Memang sudah masuk dari awal," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com