Kompas.com - 01/08/2018, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Perhelatan Asian Games 2018 menjadi ajang pembuktian bagi atlet menembak nasional. Pasalnya, Indonesia telah puasa juara selama lebih dari 50 tahun setelah terakhir kali meraih perunggu pada 1966.

Manajer pelatnas menembak, Sarozawato Zai, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia biasanya akan memberikan perhatian ketika atletnya sudah memiliki prestasi atau juara.

"Di Indonesia, atlet atau cabang olahraga baru mendapat perhatian ketika sudah jadi (berprestasi). Beda dengan negara maju, mereka memperhatikan atlet dari nol hingga jadi," ungkap Sarozawato seperti dikutip dari Harian Kompas (28/7/2018).

Baca Juga: Jadwal Babak Penyisihan Grup Sepak Bola Putra Asian Games 2018

Oleh karena itu, PB Perbakin berupaya memperbaiki situasi seperti membuat pola pembinaan agar olahraga menembak dapat diminati oleh generasi muda sehingga muncul bibit atlet yang baru dan unggul.

Upaya tersebut juga juga diharapkan dapat mengukir prestasi baru sehingga atlet menembak nasional nantinya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Atlet menembak nasional nomor 10 m air rifle putra, Fathur Gustafian, mengharapkan agar pada pertandingan Asian Games mendatang dapat menjadi ajang pembuktian bagi atlet menembak untuk dapat menyumbang emas untuk Indonesia.

"Kami bertekad untuk berprestasi di sini karena ini satu-satunya cara agar cabang kami bisa diperhatikan pemerintah," ungkap Fathur.

Atlet menembak nasional dipastikan dapat bertanding pada 18-26 Agustus 2018 di Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Terdapat 30 atlet menembak nasional yang diturunkan yang akan bermain pada 20 nomor menembak. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.