Xanana Akui Sarana dan Prasarana Sepak Bola di Timor Leste Minim

Kompas.com - 01/08/2018, 10:04 WIB
Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao (tengah), saat menyaksikan tim Timor Leste U-16 bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.KOMPAS.com / Hamzah Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao (tengah), saat menyaksikan tim Timor Leste U-16 bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Mantan presiden Timor Leste, Xanana Gusmao, mengakui sarana dan prasarana olahraga di negaranya, khususnya sepak bola, masih cukup minim.

Itu diungkapkannya saat menonton pertandingan Grup A Piala AFF U-16 yang mempertemukan Timor Leste dengan Vietnam di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (31/7/2018).

Pernyataan itu melanjutkan keluhan pelatih Timor Leste, Kim Swinhwan, yang menyebut kesulitan mencari stadion untuk tempat berlatih.

"Memang benar, di Timor Leste baru ada satu stadion yang bagus. Jadi kami harus bergantian jika berlatih. Kalau lapangan ada banyak, tapi memang tidak standar, lapangan biasa," ujar Xanana.

Baca juga: Bantai Timor Leste, Vietnam Ungguli Indonesia untuk Sementara di Piala AFF U-16 2018

Menurut literatur, Stadion Nasional Timor Leste diresmikan pada 2002 dan direnovasi pada 2011 sehingga berstandar internasional dengan kapasitas 13.000 penonton. Ini agar stadion itu bisa menggelar pertandingan antarnegara.

Ketika ditanya apakah tidak ada keinginan untuk menambah jumlah stadion berstandar internasional, Xanana mengakui masih terkendala biaya.

"Tidak apa-apa, yang penting penduduk Timor Leste bersemangat untuk bisa berprestasi, meski sarana masih minim," lanjut dia.

Baca juga: Kembali Mainkan 'Si Kembar', Timnas U-16 Indonesia Taklukkan Myanmar di Piala AFF U-16 2018

Ia juga membenarkan, Kim Swinhwan yang melatih beberapa tahun dan kemarin sempat bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro bersama tim Timor Leste pada ajang Piala AFF U-19, tidak menerima gaji.

"Benar, dia rela tidak terima gaji. Dia rela melatih tim dan menularkan ilmunya, karena hati," tutur dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X