Buffon Pasrah soal Posisi Kiper Utama PSG - Kompas.com

Buffon Pasrah soal Posisi Kiper Utama PSG

Kompas.com - 30/07/2018, 12:09 WIB
Kiper Paris Saint-Germain, Gianluigi Buffon, mengacungkan jempol kepada kamera ketika timnya tiba di Singapura untuk International Champions Cup 2018, 25 Juli 2018.
TESSA CHAY/INTERNATIONAL CHAMPIONS CUP Kiper Paris Saint-Germain, Gianluigi Buffon, mengacungkan jempol kepada kamera ketika timnya tiba di Singapura untuk International Champions Cup 2018, 25 Juli 2018.

Laporan langsung jurnalis Tabloid Bola, Anggun Pratama, dari Singapura

KOMPAS.com - Kiper anyar Paris Saint-Germain (PSG), Gianluigi Buffon, mengaku akan menyerahkan keputusan siapa penjaga gawang utama tim kepada pelatih, Thomas Tuchel.

Sebelum Buffon datang, PSG sudah punya Kevin Trapp dan Alphonse Areola. Jadi, kini klub Perancis itu punya tiga kiper jempolan.

Di antara tiga kiper tersebut, Buffon menjadi yang paling senior dengan usia 40 tahun. Meskipun secara pengalaman unggul jauh, Buffon berpendapat tidak akan mudah menjadi kiper utama di PSG.

Baca juga: Buffon: Juventus Dapatkan Cristiano Ronaldo? Selamat Ya!

“Saya belum berbicara dengan Areola atau siapa pun soal pilihan kiper utama,” ucap Buffon dikutip dari BolaSport.com, Minggu (29/7/2018).

“Sepanjang karier, saya tak pernah berkata kepada pelatih atau rekan setim bahwa saya adalah kiper utama. Semua itu terjadi di lapangan lewat kerja keras dan pada akhirnya lewat keputusan pelatih,” ucap Buffon menambahkan.

Pada musim lalu, Areola adalah kiper utama PSG. Kiper asal Perancis ini tampil cukup apik dengan catatan 43 laga di mana 21 di antaranya tidak kebobolan.

Statistik Areola ini tentunya menjadi batu sandungan terbesar Buffon pada musim depan. Namun Buffon tidak mempermasalahkan hal itu karena dirinya percaya setiap kerja keras akan membuahkan hasil.

Baca juga: Begitu Ramahnya Gianluigi Buffon dan Betapa Cueknya Petr Cech

"Saya harus bekerja keras untuk tetap dalam kondisi terbaik. Saya di sini akan siap jika pelatih menurunkan saya. Tetapi saya juga harus membantu semua orang untuk berkembang. Saya punya peran ganda di sini," kata Buffon.

Keputusan Buffon meninggalkan Juventus pada usia 40 tahun memang sangat mengejutkan banyak pihak. Beberapa kalangan berpendapat kepindahannya ke PSG adalah untuk menyudahi rasa penasarannya meraih trofi Liga Champions.


Komentar
Close Ads X