PSG "Belum" Berniat Lepas Adrien Rabiot ke Barcelona - Kompas.com

PSG "Belum" Berniat Lepas Adrien Rabiot ke Barcelona

Kompas.com - 30/07/2018, 10:31 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot.AFP PHOTO / MARTIN BUREAU Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot.

KOMPAS.com - Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, memuji kemampuan gelandang Adrien Rabiot sebagai salah satu talenta yang jarang ditemui di sepak bola.

Pernyataan ini tentunya menjadi indikasi PSG 'belum' akan melepas Rabiot ke Barcelona pada bursa musim panas kali ini.

Seperti diketahui, Barcelona dikabarkan mengincar Rabiot untuk mengisi posisi yang ditinggal Paulinho dan Andres Iniesta. Hal ini diperkuat dengan kontrak Rabiot di PSG yang hanya tersisa 12 bulan.

Baca juga: Tak Kunjung Dapatkan Adrien Rabiot, Barcelona Siap Serobot Gelandang Dambaan Arsenal

Menurut Tuchel, Rabiot adalah pemain penting PSG pada musim depan. Hal ini dikarenakan kemampuan Rabiot dan juga keberadaannya yang sudah lama di klub.

"Bagi saya, sangat penting untuk tetap memiliki pemain yang telah lama berada di klub ini, kendati ia (Rabiot) memiliki situasi kontrak," ucap Tuchel dikutip BolaSport.com dari laman Marca.

"Adrien Rabiot memiliki bakat yang jelas seperti halnya potensi yang dipunyai. Saya nilai kami belum pernah menemui yang lebih baik daripada dia," kata mantan pelatih Borussia Dortmund ini.

Keinginan Tuchel untuk mempertahankan Rabiot sangat beralasan jika melihat statistik sang pemain pada musim lalu. Dikutip BolaSport.com dari WhoScored, pemain asal Perancis ini catatkan akurasi umpan yang cukup tinggi, yakni 92,2 persen.

Baca juga: Neymar Sudah Jadi Bayang-bayang Kylian Mbappe di Promosi Jersey PSG yang Terbaru

Bahkan sepanjang musim lalu ia turut berikan sumbangsih lima gol dan tujuh assist, lewat 50 penamppilan dalam semua kompetisi yang diikuti PSG.

Setelah ini, PSG memiliki kesempatan meraih trofi untuk mengawali kampanye musim 2018-2019. Tim asal kota Paris ini akan berhadapan dengan AS Monaco pada laga yang bertajuk Piala Super Perancis pada Sabtu (4/8/2018). (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)


Komentar
Close Ads X