Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/07/2018, 23:39 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Hasil mengecewakan kembali didapat Persebaya Surabaya kala menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis malam (26/7/2018). Persebaya kalah 3-4.

Persib bermain bagus dalam laga ini. Bahgkan pada paruh pertama, mereka sudah membobol gawang Bajul Ijo sebanyak tiga gol tanpa balas.

Pemain belakang Persib, Supardi, mencetak dua gol pada menit 5 dan 22. Satu gol lainnya disarangkan Ghozali Muharram Siregar pada menit ke-43.

Persebaya baru bisa tampil menekan pada babak kedua untuk mengejar ketinggalan. Itu setelah pelatih Angel Alfredo Vera memainkan Roberto Pugliara pada menit ke-55, menggantikan Rendi Irwan.

Hasilnya, Persebaya hanya mampu menyarangkan 3 gol yang dicetak Riky Kayame pada menit ke-57, Fandi Utomo (64') dan David Da Silva (87').

Namun, Persib pulang dengan kemenangan karena pada paruh kedua mereka bisa mencetak satu gol. Ghozali membobol gawang Persebaya pada menit ke-81 sehingga Persib menang 4-3.

Hasil buruk itu membuat puluhan ribu Bonek Mania yang memenuhi tribune menyalakan flare dan api di sejumlah sudut stadion. Bonek mengkritisi kinerja pelatih, manajemen dan pemain yang tampil buruk.

"Tikete larang, tikete larang. gak tau menang, gak tau menang," teriak ribuan suporter.

Bahkan, para suporter Bajol Ijo juga mendesak agar Alfredo Vera mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala. Pasalnya, penampilan Persebaya sejauh ini jauh dari ekspektasi dan kini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara.

"Tendang, tendang, tendang Alfredo. Tendang Alfredo sekarang juga," suporter kembali meneriakkan protes keras.

Pada akhir pertandingan, saat Alfredo meninggalkan lapangan, suporter melempari sang pelatih dengan botol hingga mengenai beberapa bagian tubuh Alfredo.

Salah satu Bonek Mania asal Waru, Dezawa mendesak Persebaya melakukan evaluasi. Mulai dari pemain, manajer hingga pelatih.

"Keinginan kami (Bonek Mania), ada perubahan total, ada ide ini-itu tapi faktanya nol besar. Pelatih harus diganti," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+