Dejan Akan Bakal Gunakan Kaos Bergambar Choirul Huda

Kompas.com - 10/07/2018, 20:51 WIB
Pelatih Borneo FC Dejan Antonic (kanan), saat memamerkan kaos bergambar mendiang Choirul Huda yang bakal dikenakan. KOMPAS.com / HamzahPelatih Borneo FC Dejan Antonic (kanan), saat memamerkan kaos bergambar mendiang Choirul Huda yang bakal dikenakan.

LAMONGAN, KOMPAS.com – Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, akan mengenakan kaos bergambar Choirul Huda, saat timnya berjumpa Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (11/7/2018) malam.

Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Huda, yang mengembuskan napas terakhir di tempat sama beberapa waktu lalu, saat memperkuat Persela menghadapi Semen Padang dalam kompetisi Liga 1 2017.

“Saya akan gunakan kaos ini saat berada di bench, saat mendampingi tim Borneo bertanding menghadapi Persela nanti. Saya ingin menghormati almarhum atas semua yang pernah dilakukannya di dunia sepak bola,” ucap pelatih Dejan saat jumpa pers, Selasa (10/11/2018).

Dejan mengaku cukup mengenal Huda meski mereka tidak pernah berada dalam satu tim.

(Baca juga: Pelatih Prancis: Thierry Henry adalah Musuh Kami)

“Saya memang tak pernah satu tim. Tapi ketika saya main bersama Persebaya sempat lawan Persela, saat itu saya ambil penalti dan berhasil diselamatkan oleh almarhum. Meski dalam akhir laga, Persebaya menang 2-1,” ujar Dejan.

Dejan juga tidak sempat memberikan penghormatan terakhir kepada Huda karena saat itu, dia terikat kontrak dengan tim di Liga Hong Kong.

“Saat kejadian itu, saya di Hong Kong. Saya juga tahu kejadian itu setelah baca dari media online. Saya pun langsung berduka. Saya tak bisa langsung hadir untuk ikut berbela sungkawa, makanya saya ingin gunakan kaos ini dalam pertandingan nanti,” tutur dia.

Selain bersama Persebaya, Dejan juga sempat memperkuat Persema Malang dan Persita Tangerang. Sedangkan ketika menjadi pelatih, dia pernah menangani Pelita Bandung Raya (PBR), Persib Bandung, serta Arema Indonesia di pentas Indonesia Premier League (IPL).

Adapun Huda, selama berkarier hingga mengembuskan napas terakhir, hanya memperkuat Persela. Huda meninggal dunia setelah terlibat insiden dalam laga menghadapi Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu (15/10/2017) sore. Dia berbenturan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodrigues.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X