Brasil Tersisih dari Piala Dunia, Paulinho Sulit Terima Kenyataan

Kompas.com - 07/07/2018, 19:07 WIB
Penjaga gawang Serbia, Vladimir Stojkovic (kanan), mengamankan bola dari ancaman gelandang Brasil, Paulinho, dalam pertandingan penyisihan Grup E Piala Dunia 2018 di Spartak Stadium, Moscow, Rabu (27/6/2018).
Kirill KUDRYAVTSEV/AFPPenjaga gawang Serbia, Vladimir Stojkovic (kanan), mengamankan bola dari ancaman gelandang Brasil, Paulinho, dalam pertandingan penyisihan Grup E Piala Dunia 2018 di Spartak Stadium, Moscow, Rabu (27/6/2018).

KOMPAS.com - Gelandang timnas Brasil, Paulinho berpendapat lebih sulit menerima kenyataan tersingkir pada Piala Dunia 2018 daripada saat Piala Dunia 2014 lalu.

Pernyataan Paulinho ini cukup mengejutkan karena pada empat tahun lalu sepak bola Brasil mengalami tragedi yang sangat buruk.

Bagaimana tidak, bertindak sebagai tuan rumah Brasil gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik untuk menjadi juara.

Tidak hanya itu, cara Brasil tersingkir saat itu juga bisa dibilang sangat memalukan. Tuan rumah dibuat tidak berdaya oleh Jerman saat kalah 1-7 pada babak semifinal.

Baca juga: Jordan Henderson, Jimat Tak Terkalahkan Milik Inggris Selama 4 Tahun

Namun, menurut Paulinho, sakit hati pada tahun 2014 itu tidak ada apa-apanya dibanding ketika tersingkir di Piala Dunia 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagi saya, kedua hal itu sulit untuk diterima. Tahun 2014 terlalu rumit untuk dijelaskan. Namun, situasi kali ini, sangat sulit untuk diterima," kata Paulinho dikutip dari situs web Goal, Sabtu (7/7/2018).

"Lihat bagaimana cara kami tersingkir. Brasil bertarung sampai detik terakhir pada laga yang sangat didominasi oleh kami," ujar Paulinho menambahkan.

Pada Piala Dunia 2018 ini, Brasil gugur pada babak perempat final setelah kalah dari wakil Eropa, Belgia dengan skor 1-2.

Menurut Gabriel Jesus, kekalahan ini benar-benar membuat dirinya terpukul karena Piala Dunia 2018 menjadi debutnya.

Baca juga: Aneh bin Ajaib, Piala Dunia 2018 seperti di Semesta Lain

"Kekalahan itu membuat saya frustrasi. Semua orang tahu ini adalah mimpi saya," kata Gabriel Jesus. 

"Saya telah bekerja keras untuk mencapai taraf ini. Kekalahan ini sangat sulit diterima," ujar pemain Manchester City ini menambahkan.

Dalam empat edisi Piala Dunia terakhir, tim asal Eropa memang menjadi momok bagi timnas Brasil. Sebelum Belgia dan Jerman, Belanda (2010) dan Perancis (2006) juga memulangkan Tim Samba pada babak perempat final.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber GOAL
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.