1.000 Operan Spanyol Berujung Kegagalan di 16 Besar Piala Dunia 2018

Kompas.com - 02/07/2018, 06:45 WIB
Reaksi pemain Spanyol dan Rusia saat adu penalti pada laga 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (1/7/2018). Timnas Rusia lolos ke babak perempat final setelah menyingkirkan Spanyol lewat drama adu penalti dengan skor 4-3. AP PHOTO/VICTOR R CAIVANOReaksi pemain Spanyol dan Rusia saat adu penalti pada laga 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (1/7/2018). Timnas Rusia lolos ke babak perempat final setelah menyingkirkan Spanyol lewat drama adu penalti dengan skor 4-3.

MOSKWA, KOMPAS.comTimnas Spanyol membuat rekor operan sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni lebih dari 1.000 umpan dalam satu pertandingan. Namun, mereka harus tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. 

Timnas Spanyol kalah dari tuan rumah Rusia dengan skor 3-4 lewat adu penalti di Stadion Luzhniki, Minggu (1/7/2018). Adu penalti dilakukan setelah dalam waktu normal plus perpanjangan waktu pertandingan berakhir sama kuat 1-1.

Kekalahan timnas Spanyol terasa ironis karena mereka menguasai pertandingan dengan angka yang ekstrem. Diambil dari statistik di situs resmi FIFA, La Furia Roja memegang penguasaan bola sampai 74 persen.

Mereka juga melepas 25 tembakan berbanding 6 yang dilakukan oleh Rusia.

Tengok pula jumlah operan yang dibuat oleh para pemain timnas Spanyol. Secara luar biasa, sepanjang 120 menit, mereka mengukir 1.137 operan, sementara Rusia hanya 285 operan!

Jika hanya menghitung laga 90 menit, jumlah operan Spanyol tetap spektakuler, yaitu di angka 779 seperti diklaim As.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hasil ini menyedihkan," kata Fernando Hierro seusai pertandingan. 

Baca Juga: Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Prancis, Ini 5 Pemain Termuda di Piala Dunia

Hebatnya lagi, sepanjang Piala Dunia 2018, timnas Spanyol sudah tiga kali memecahkan rekor operan dalam sebuah pertandingan Piala Dunia, dengan catatan penghitungan baru dimulai pada edisi 1966.

Rekor operan terbanyak sebelum Piala Dunia 2018 adalah 703 operan atas nama Argentina dalam laga kontra Yunani pada 2010.

Pada pertandingan pertama fase grup menghadapi Portugal (15/6/2018), Spanyol langsung memecahkan rekor itu dengan membuat 727 operan.

Halaman:


Sumber BolaSport
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming West Ham Vs Chelsea, Kick-off 19.30 WIB

Link Live Streaming West Ham Vs Chelsea, Kick-off 19.30 WIB

Liga Inggris
Persebaya Vs Barito, Kisah tentang Aji Santoso dan Djadjang Nurdjaman

Persebaya Vs Barito, Kisah tentang Aji Santoso dan Djadjang Nurdjaman

Liga Indonesia
Akui Pernah Tolak Latih Chelsea, Rangnick Ditertawakan Thomas Tuchel

Akui Pernah Tolak Latih Chelsea, Rangnick Ditertawakan Thomas Tuchel

Liga Inggris
Tanggapan Eks Dokter Timnas Wanita Indonesia soal Dokter Gadungan PSS

Tanggapan Eks Dokter Timnas Wanita Indonesia soal Dokter Gadungan PSS

Liga Indonesia
AC Milan Vs Salernitana, Siapa Pantas Gantikan Simon Kjaer?

AC Milan Vs Salernitana, Siapa Pantas Gantikan Simon Kjaer?

Liga Italia
Prediksi Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen: Der Klassiker Penentu Puncak Klasemen

Prediksi Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen: Der Klassiker Penentu Puncak Klasemen

Bundesliga
Usai di Olimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Masih Jadi Perhatian di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Usai di Olimpiade Tokyo 2020, Pandemi Covid-19 Masih Jadi Perhatian di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Janjikan Timnas Indonesia Juara

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Janjikan Timnas Indonesia Juara

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals: Kans Marcus/Kevin Pertajam Rekor

Link Live Streaming BWF World Tour Finals: Kans Marcus/Kevin Pertajam Rekor

Badminton
BWF World Tour Finals, Kunci Greysia Polii Masih Eksis di Bulu Tangkis

BWF World Tour Finals, Kunci Greysia Polii Masih Eksis di Bulu Tangkis

Badminton
Indonesia Tanpa Egy di Fase Grup Piala AFF, 'Tangan Kanan' Shin Tae-yong Bersuara

Indonesia Tanpa Egy di Fase Grup Piala AFF, "Tangan Kanan" Shin Tae-yong Bersuara

Liga Indonesia
Prediksi AS Roma Vs Inter, Laga Emosional Jose Mourinho

Prediksi AS Roma Vs Inter, Laga Emosional Jose Mourinho

Liga Italia
Media Malaysia: Indonesia adalah Lawan Terpenting di Piala AFF 2020

Media Malaysia: Indonesia adalah Lawan Terpenting di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Greysia Polii, Tua tetapi Kuat dan Tahan Lama

Greysia Polii, Tua tetapi Kuat dan Tahan Lama

Sports
Nomine Pemain Asia Terbaik Pekan Ini, Egy Maulana Vikri Unggul Jauh atas Takehiro Tomiyasu

Nomine Pemain Asia Terbaik Pekan Ini, Egy Maulana Vikri Unggul Jauh atas Takehiro Tomiyasu

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.