Jerman Pulang Cepat, Mesut Oezil Butuh Waktu Sembukan Luka

Kompas.com - 30/06/2018, 16:00 WIB
Mesut Oezil dan Marco Reus tampak kecewa seusai peluang Jerman gagal menjebol gawang Korea Selatan pada pertandingan di Kazan Arena, 27 Juni 2018. AFP/LUIS ACOSTAMesut Oezil dan Marco Reus tampak kecewa seusai peluang Jerman gagal menjebol gawang Korea Selatan pada pertandingan di Kazan Arena, 27 Juni 2018.

KOMPAS.com - Gelandang timnas Jerman, Mesut Oezil, mengaku butuh waktu untuk menghilangkan rasa sakit akibat tersingkir dari Piala Dunia 2018.

Jerman dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2018 usai kalah 0-2 dari Korea Selatan pada laga terakhir Grup F, Kamis (28/6/2018).

Atas hasil ini, Jerman terdampar di dasar klasemen dengan koleksi tiga poin. Dalam dua laga sebelumnya, Jerman juga kalah dari Meksiko (0-1) dan hanya bisa menang tipis atas Swedia 2-1.

Uniknya, dua kekalahan Jerman di fase grup ini terjadi ketika Mesut Oezil dimainkan.

Baca juga: Kaliningrad, Kota Indah nan Ramah yang Terpisah dari Rusia

Fakta tersingkirnya Jerman ini tentu sangat menyakitkan apalagi Der Panzer berstatus sebagai juara bertahan. Jerman sendiri sebenarnya juga punya rekor bagus dengan tak pernah gagal lolos dari fase pertama Piala Dunia sejak 1938.

Melihat hal ini, Oezil mengungkapkan kesedihannya di akun instagram miliknya.

"Harus meninggalkan Piala Dunia sejak tahap grup sangat menyakitkan." tulis Oezil dalam akun Instagramnnya.

"Kami tidak cukup baik. Saya butuh waktu untuk mengatasinya." tulis Oezil.

Pemain 29 tahun yang kini membela Arsenal ini mendapatkan banyak kritik selama Piala Dunia 2018 karena tampil di bawah performa terbaiknya.

Buruknya penampilan sang playmaker membuat Jerman miskin kreativitas yang membuat mereka tampil tumpul selama di Rusia.

Baca juga: Real Madrid Diskon Harga Cristiano Ronaldo

Tercatat Jerman hanya mencetak dua gol pada Piala Dunia 2018 lewat Marcus Reus serta Toni Kroos saat mengalahkan Swedia 2-1. Pada laga melawan Swedia ini, Oezil tidak dimainkan oleh Joachim Loew.

Padahal, secara penguasaan bola, Jerman menjadi salah satu yang terbaik sepanjang Piala Dunia 2018. Anak asuhan Joachim Loew memiliki rataan pengusaan bola sebesar 67,3 persen, terbanyak kedua setelah Spanyol (67,5 persen). (Putra Rusdi Kurniawan)



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X