Kolombia Kalah dari Jepang, Pekerman Sayangkan Kartu Merah Pemain

Kompas.com - 20/06/2018, 09:33 WIB
Carlos Sanchez menjadi pemain pertama yang mendapatkan kartu merah di Piala Dunia 2018 pada laga Kolombia vs Jepang di Saransk, 19 Juni 2018. AFP/MLADEN ANTONOVCarlos Sanchez menjadi pemain pertama yang mendapatkan kartu merah di Piala Dunia 2018 pada laga Kolombia vs Jepang di Saransk, 19 Juni 2018.

SARANSK, KOMPAS.com - Pelatih Kolombia, Jose Pekerman, mengungkapkan kekecewaannya karena kalah 1-2 dari Jepang pada babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2018, Selasa (19/6/2018).

Jose Pekerman menyebut kehilangan satu pemain dalam waktu cepat merupakan hal yang sangat merugikan.

"Ini adalah hal berat ketika kehilangan pemain dengan cepat, terlebih lagi kehilangan pemain penting," kata Pekerman kepada wartawan.

Baca Juga: Piala Dunia 2018 - Jadwal Timnas Inggris di Fase Grup, Berat di Akhir

"Walaupun begitu, kami kembali pada babak kedua. Namun, dengan Jepang memiliki pemain lebih banyak, hal itu sangat susah untuk memulihkan dominasi pertandingan," katanya.

Pada laga ini, Kolombia harus kehilangan pemainnya, yaitu Carlos Sanchez, karena mendapat kartu merah pada menit ketiga.

Selain kehilangan pemain pada awal-awal laga, Kolombia juga harus menelan kekalahan 1-2 dari Jepang pada laga ini.

Oleh karena itu, pada laga selanjutnya melawan Polandia yang akan digelar pada Senin (25/6/2018), Kolombia harus bisa meraih kemenangan agar kans lolos ke babak selanjutnya lebih besar.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Grup H Piala Dunia 2018 Rusia



Sumber FIFA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X