Diagnosis Gegar Otak Karius Tak Berhubungan dengan Blundernya - Kompas.com

Diagnosis Gegar Otak Karius Tak Berhubungan dengan Blundernya

Kompas.com - 06/06/2018, 22:00 WIB
Kiper Liverpool, Loris Karius, tampak kecewa setelah gawangnya kemasukan oleh gol pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale, pada laga final Liga Champions di Kiev, 26 Mei 2018.  AFP/SERGEI SUPINSKY Kiper Liverpool, Loris Karius, tampak kecewa setelah gawangnya kemasukan oleh gol pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale, pada laga final Liga Champions di Kiev, 26 Mei 2018.

MADRID, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, berkomentar mengenai diagnosis gegar otak kiper Liverpool, Loris Karius.

Kroos menyebutkan bahwa blunder yang dilakukan Karius pada saat final Liga Champions tak ada hubungannya dengan diagnosis kiper asal Jerman itu.

"Saya tidak tahu bahwa gegar otak menjelaskan blunder Karius karena saya tidak melihatnya seperti itu," ujar Kroos seperti dilansir BolaSport.com dari Bild.

Baca Juga: Demi Palestina, Timnas Argentina Batalkan Laga Uji Coba Kontra Timnas Israel

"Jika itu sebuah gegar otak dan Anda melihatnya begitu ekstrem, saya tidak tahu apakah pemain seharusnya berhenti atau terus melanjutkan permainan," ujar Kroos melanjutkan.

Menurut Kroos, gegar otak yang dialami oleh Karius bisa saja tidak serius. Hal ini dikarenakan Karius masih bisa membuat beberapa penyelamatan setelah mengalami gegar otak tersebut.

Karius memang membuat dua blunder fatal yang membuat Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid pada final Liga Champions.

Pertama, lemparan Karius terlalu lemah sehingga mengenai Karim Benzema yang langsung mengonversinya menjadi gol.

Blunder kedua terjadi saat Karius salah mengantisipasi tendangan keras Gareth Bale dari luar kotak penalti, yang melahirkan gol ketiga Los Blancos.

Tangan Karius sempat mengenai bola, tetapi ia terjungkal dan si kulit bulat masuk ke gawang Liverpool. (Sri Mulyati)

 


Komentar
Close Ads X