Kompas.com - 20/05/2018, 10:20 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Pada laga terakhir La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Villarreal, kiper Luca Zidane menjalani debut setelah ditunjuk oleh ayahnya sendiri, Zinedine Zidane.

Zidane yang merupakan pelatih Real Madrid mempercayakan gawang timnya dijaga oleh anaknya sendiri di Stadion La Ceramica, Sabtu (19/5/2018) atau Minggu dini hari WIB.

Hal ini tidaklah mengejutkan mengingat bukan kali pertamanya seorang ayah dan anak ada pada dalam satu tim.

Baca juga: Jadwal Final Liga Champions 2018 - Real Madrid Vs Liverpool FC

Berikut beberapa pasangan ayah dan anak yang ada dalam satu tim:

1. Johan Cruyff dan Jordi Cruyff di Barcelona.

Nama keluarga Cruyff sangat identik dengan Barcelona era modern. Johan memang menjadi pemain andalan Barcelona, tetapi saat menjadi pelatih meninggalkan pengaruh yang lebih besar.

Pada 1994, Johan mempromosikan anaknya sendiri, Jordi, untuk bermain dengan tim senior pada saat melawan Sporting Gijon.

Pada kesempatan keduanya, Jordi berhasil mencetak gol debut ke gawang Racing Santander.

Dengan membukukan 28 penampilan pada musim itu, Jordi menjadi pemain yang sangat berguna.

2. Michel dan Adrian di Getafe.

Michel yang pada saat itu menjadi pelatih Getafe, memberikan kesempatan kepada anaknya, Adrian, untuk masuk skuad senior. Hanya, pemilihan ini memunculkan banyak masalah.

Ketika hubungan tim dan Michel memburuk, Adrian harus dikorbankan untuk dijual walaupun pelatih tersebut tidak menginginkan hal tersebut.

Setelah beberapa tahun, Michel mengklaim bahwa Adrian dijual oleh tim dengan alasan bahwa dia adalah putranya.

Baca juga: Lahir Terlalu Cepat, 5 Kiper Ini Gagal Menggeser Gianluigi Buffon di Timnas Italia

3. Keluarga Maldini.

Saat Cesare menjadi pelatih timnas U-21 Italia, memasukan anaknya, Paolo Maldini, ke dalam skuad pada 1986. Dari situ, nama Paolo Maldini langsung melegenda. 

Dua belas tahun berselang, Cesare dipercaya melatih timnas Italia. Paolo sudah pasti masuk menjadi bagian dari timnya karena berstatus kapten. 

4. Keluarga Gudjohnsen.

Pada 24 April 1996, Arnor Gudjohnsen yang pada saat itu menjadi penyerang andalan timnas Islandia, pernah ditarik dari pertandingan dan digantikan oleh anaknya Eidur Gudjohnsen.  Saat itu, Eidur baru berusia 17 tahun sedangkan sang ayah 34 tahun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.