Oezil dan Guendogan Bertemu dengan Presiden Turki Erdogan

Kompas.com - 15/05/2018, 19:46 WIB
Para pemain Jerman merayakan gol Mesut Oezil ke gawang Norwegia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Senin (4/9/2017). AFP/Thomas KienzlePara pemain Jerman merayakan gol Mesut Oezil ke gawang Norwegia pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Senin (4/9/2017).

KOMPAS.com - Dua pemain tim nasional Jerman, yakni Mesut Oezil dan Ilkay Guendogan, bertemu dan berfoto bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Momen ini terjadi kala Oezil dan Guendogan menyempatkan diri menemui Erdogan yang melakukan kunjungan kenegaraan di Inggris.

Seperti diketahui, Oezil dan Guendogan adalah pemain keturunan Turki, tetapi lahir dan besar di Jerman.

Terdapat pro dan kontra terkait pertemuan tersebut. Terkait hal ini, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) pun memberi tanggapannya.

Baca juga: Mesut Oezil Beri Kabar Bahagia Untuk Pendukung Timnas Jerman

"DFB menghormati situasi pemain dengan keturunan luar Jerman. Namun, DFB mempunyai nilai-nilai yang dipercayai bertentangan dengan Erdogan," kata Presiden DFB, Reinhard Grindel, dikutip dari BBC, Selasa (15/5/2018).

"Itulah mengapa tidak baik bagi pemain timnas kami membiarkan diri mereka dimanipulasi untuk kampanye elektoralnya (Erdogan). Keduanya pasti tahu arti dari foto ini. Kami akan memanggil mereka untuk berbicara," ujar Grindel.

Direktur sepak bola DFB, Oliver Bierhoff, juga ikut berkomentar terkait hal ini. Menurut dia, kedua pemain ini hanya tidak sadar dengan arti dari foto yang diambil.

"Saya tidak ragu tentang komitmen Oezil dan Guendogan untuk bermain untuk tim nasional Jerman dan seberapa banyak mereka mengerti dengan nilai-nilai kami. Mereka tidak menyadari simbolisme foto-foto ini, tetapi kami tidak dapat mendukungnya, dan kami akan membahas masalah ini dengan para pemain," kata Bierhoff dikutip dari ESPN, Selasa.

Tujuan Erdogan ke Inggris adalah untuk bertemu dengan Ratu Elizabeth II dan Perdana Menteri Theresa May. Erdogan adalah Presiden Turki yang sudah berkuasa selama 15 tahun terakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,ESPN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X