Resmi Latih PSG, Thomas Tuchel Merasa Tertantang - Kompas.com

Resmi Latih PSG, Thomas Tuchel Merasa Tertantang

Kompas.com - 15/05/2018, 06:20 WIB
Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya pada laga leg pertama perempat final Liga Europa di Signal Iduna Park, Kamis (7/4/2016) waktu setempat.PATRIK STOLLARZ/AFP Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya pada laga leg pertama perempat final Liga Europa di Signal Iduna Park, Kamis (7/4/2016) waktu setempat.

KOMPAS.com - Pelatih baru Paris Saint-Germain ( PSG), Thomas Tuchel, mengaku merasa tertantang untuk melatih klub yang berbasis di Kota Paris tersebut.

Sebelumnya, Tuchel resmi menandatangani kontrak dengan PSG selama dua tahun untuk menggantikan posisi Unai Emery.

Terkait hal itu, Tuchel mengatakan, juara Ligue 1 tersebut memiliki potensi yang luar biasa untuk bisa menjadi klub terbaik.

"Ada potensi luar biasa di Paris dan ini adalah tantangan paling menarik yang datang kepada saya," kata Tuchel, dikutip dari situs resmi PSG.

Baca juga: Raih Pemain Terbaik Perancis, Neymar Isyaratkan Bertahan di PSG

Selain itu, pelatih asal Jerman itu pun mengaku menantikan atmosfer kandang PSG, Stadion Parc des Princes.

"Saya juga menantikan untuk merasakan Stadion Parc des Princes, stadion sepak bola legendaris Eropa dengan atmosfer fantastis," ujarnya.

Sementara itu, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, juga antusias dengan kehadiran Tuchel.

"Saya sangat senang menyambut Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Paris Saint-Germain," kata Nasser Al-Khelaifi.

"Tuchel adalah salah satu pelatih Eropa yang paling kompetitif untuk muncul di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir," ucapnya.

Baca juga: Thomas Tuchel Tinggalkan Borussia Dortmund

Sebelumnya, Tuchel pernah melatih Borussia Dortmund. Dia pernah mempersembahkan gelar Piala DFB Pokal pada 2016-2017.

Namun, tak lama setelah membawa Dortmund juara, Tuchel meninggalkan klub tersebut. Hubungan Tuchel dan para bos di Dortmund disebut-sebut tidak harmonis hingga dia hengkang pada 2017.



Close Ads X