Thiago Motta Ungkap Alasan Kegagalan PSG di Liga Champions

Kompas.com - 09/05/2018, 07:22 WIB
Para pemain Paris Saint-Germain merayakan gol Angel Di Maria (dua dari kiri) ke gawang Nantes dalam laga Liga Prancis di Nantes, 14 Januari 2018. AFP/Damien MeyerPara pemain Paris Saint-Germain merayakan gol Angel Di Maria (dua dari kiri) ke gawang Nantes dalam laga Liga Prancis di Nantes, 14 Januari 2018.

PARIS, KOMPAS.com - Sejak berganti pemilik pada 2011, Paris Saint-Germain menjelma menjadi salah satu klub top Eropa karena dana transfer yang berlimpah.

Pemain sekaliber Zlatan Ibrahimovic, Angel Di Maria, hingga Neymar dibeli dengan harga mahal agar membuat PSG bisa bersaing, tidak hanya di level domestik melainkan di Eropa.

Namun, hingga musim ini, PSG masih belum menunjukkan tajinya ketika berlaga di Liga Champions. Menurut Thiago Motta, kegagalan PSG ini disebabkan perbedaan cara bermain di Liga Perancis dan Liga Champions.

"Tim sukses di Liga Champions selalu bermain dengan cara yang sama sepanjang musim. Sementara kami, bermain dengan satu cara di Liga Perancis dan cara lain di Liga Champions," kata Motta dikutip dari Football Italia, Selasa (8/5/2018).

Baca Juga: Carlo Ancelotti Akan Pakai Jersey Ini Saat Final Coppa Italia

Motta memberi contoh Liverpool yang mencapai babak final musim ini, dan Inter ketika berhasil menjadi juara di Liga Champions tahun 2010.

"Liverpool misalnya, mereka bermain dengan cara yang sama bahkan ketika melawan tim papan bawah di Liga Ingrris. Lini serang mereka sangat berbahaya," kata Motta.

"Ketika saya di Inter, kami selalu bermain dengan serangan balik mengandalkan Samuel Eto'o, Diego Milito, dan Wesley Sneijder. Kami selalu melakukan ini di Liga Italia maupun di Liga Champions," tutur pemain asal Italia ini.

Thiago lantas menilai PSG tidak demikian halnya. Klub asuhan Unai Emery itu garang di liga domestik tetapi bermain dengan cara yang berbeda di Liga Champions. 

Sejak kedatangan presiden klub Nasser Al-Khelaifi, perjalanan PSG di Liga Champions tidak pernah lebih dari babak perempat final. Terakhir, Neymar dkk tersingkir di babak 16 besar setelah kalah agregat 2-5 dari Real Madrid.

Atas kegagalan di Liga Champions, tiga pelatih terpaksa mundur dari jabatannya. Pelatih PSG saat ini, Unai Emery dipastikan mundur di akhir musim ini.

Sebelumnya, Carlo Ancelotti dan Laurent Blanc juga mundur menyusul kegagalan berprestasi di Eropa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Presiden Barcelona: Bartomeu Harus Mengundurkan Diri, Gelar Pemilu Secepat Mungkin

Calon Presiden Barcelona: Bartomeu Harus Mengundurkan Diri, Gelar Pemilu Secepat Mungkin

Liga Spanyol
Bima Sakti Soroti Beberapa Hal yang Harus Dibenahi Timnas U16 Indonesia

Bima Sakti Soroti Beberapa Hal yang Harus Dibenahi Timnas U16 Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal dan Klasemen MotoGP 2020, Tiga Besar Dikuasai Yamaha

Jadwal dan Klasemen MotoGP 2020, Tiga Besar Dikuasai Yamaha

Motogp
Barcelona Vs Bayern Muenchen, Hansi Flick Puji Permainan Thomas Mueller dkk

Barcelona Vs Bayern Muenchen, Hansi Flick Puji Permainan Thomas Mueller dkk

Sports
Barcelona Vs Bayern, Barca dan Messi Ulangi Mimpi Buruk 2007-2008

Barcelona Vs Bayern, Barca dan Messi Ulangi Mimpi Buruk 2007-2008

Liga Champions
Alphonso Davies Sudah 'Tertawakan' Messi Sebelum Gilas Barcelona

Alphonso Davies Sudah "Tertawakan" Messi Sebelum Gilas Barcelona

Sports
Rossi: Peluang Juara MotoGP Bukan Hanya Karena Marc Marquez Cedera

Rossi: Peluang Juara MotoGP Bukan Hanya Karena Marc Marquez Cedera

Motogp
Pakar Sepak Bola Spanyol: Kekalahan Barcelona Imbas Kebusukan Bertahun-tahun

Pakar Sepak Bola Spanyol: Kekalahan Barcelona Imbas Kebusukan Bertahun-tahun

Liga Champions
Man United Dicibir Sering Dapat Penalti, Robin van Persie Pasang Badan

Man United Dicibir Sering Dapat Penalti, Robin van Persie Pasang Badan

Sports
Barcelona Vs Bayern - Barca Gugur, Duopoli Ronaldo dan Messi Berakhir

Barcelona Vs Bayern - Barca Gugur, Duopoli Ronaldo dan Messi Berakhir

Liga Champions
Kata-kata Pertama Presiden Barcelona Usai Dipermalukan Bayern Muenchen di Liga Champions

Kata-kata Pertama Presiden Barcelona Usai Dipermalukan Bayern Muenchen di Liga Champions

Sports
Barcelona Kalah Memalukan, Quique Setien Angkat Tangan

Barcelona Kalah Memalukan, Quique Setien Angkat Tangan

Sports
BREAKING NEWS - Barcelona Dilaporkan Pecat Quique Setien

BREAKING NEWS - Barcelona Dilaporkan Pecat Quique Setien

Liga Champions
Permalukan Barcelona dan Lionel Messi, Mueller: Ini Menyenangkan

Permalukan Barcelona dan Lionel Messi, Mueller: Ini Menyenangkan

Sports
Barcelona Vs Bayern Muenchen, Kekalahan Mengenaskan Barca Tuai Sejarah

Barcelona Vs Bayern Muenchen, Kekalahan Mengenaskan Barca Tuai Sejarah

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X