"Final Liga Champions Bukan soal Mohamed Salah dan Ronaldo" - Kompas.com

"Final Liga Champions Bukan soal Mohamed Salah dan Ronaldo"

Kompas.com - 03/05/2018, 21:00 WIB
Mohamed Salah merayakan gol Liverpool ke gawang Manchester City pada laga perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Selasa (10/4/2018). AFP/PAUL ELLIS Mohamed Salah merayakan gol Liverpool ke gawang Manchester City pada laga perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Selasa (10/4/2018).

KOMPAS.com - Pemain sayap Liverpool, Mohamed Salah, tidak sepakat dengan anggapan bahwa final Liga Champions antara timnya melawan Real Madrid adalah semata duel antara dirinya dan Cristiano Ronaldo.

Liverpool FC akhirnya menyegel tempat di final Liga Champions musim ini untuk bersua Real Madrid pada laga puncak di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, 26 Mei 2018.

Rabu (2/5/2018) atau Kamis dini hari WIB, The Reds kalah 2-4 di markas Roma, tetapi tetap lolos dengan keunggulan agregat 7-6.

Baca Juga: Liga Champions, Kuburan bagi Para Penguasa Kompetisi Top Eropa

Pada laga pertama semifinal di Anfield, Liverpool menang telak 5-2.

Sebelumnya, Real Madrid lebih dulu mengeliminasi Bayern Muenchen dengan agregat tipis pula, 4-3.

Pertemuan kedua tim pun diwarnai dengan antusiasme soal pertemuan antara Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo.

Namun, Salah menekankan bahwa duel dirinya dengan Ronaldo bukan satu-satunya hal terpenting.

Cristiano Ronaldo meminta wasit memberikan tendangan bebas kepada Real Madrid saat menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (25/4/2018).AFP/CHRISTOF STACHE Cristiano Ronaldo meminta wasit memberikan tendangan bebas kepada Real Madrid saat menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (25/4/2018).
"Ini bukan partai final Mohamed Salah melawan Cristiano Ronaldo. Saya bermain di klub besar dengan banyak pemain hebat. Liverpool lolos karena kerja sama tim," ujar Salah, dilansir BolaSport.com dari FourFourTwo.

Pemain asal Mesir itu mengatakan, dia tidak mungkin sendirian membawa The Reds lolos hingga ke babak final.

"Saya tidak bisa melakukannya sendirian. Ini semua hasil kerja tim. Ketika kami mencetak gol, itu karena semua pemain Liverpool melakukan pekerjaan bagus. Saat kebobolan, kami semua harus bekerja lebih keras," tuturnya. (Lariza Oky Adisty)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X