PSSI Bicara Kendala jika Gelar Laga Piala AFF 2018 di Luar Jabodetabek

Kompas.com - 02/05/2018, 18:25 WIB
Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berbicara kepada media pada acara Press Conference AFF Award di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017. YAN DAULAKA/BOLASPORT.COMSekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berbicara kepada media pada acara Press Conference AFF Award di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017.
|

KOMPAS.com - Timnas Indonesia tergabung dalam Grup B Piala AFF 2018 bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan pemenang kualifikasi antara Brunei atau Timor Leste. 

Berdasarkan format baru Piala AFF 2018, fase grup digelar dengan sistem round robin, dengan masing-masing negara mendapat jatah dua laga kandang dan sepasang pertandingan tandang.

Adapun Tim Merah Putih akan melakukan laga kandang melawan pemenang antara Brunei atau Timor Leste pada 13 November 2018.

Setelah itu, timnas Indonesia akan menjamu Filipina pada 25 November 2018.

Baca juga: Indonesia Tak Boleh Hanya Memandang Thailand di Grup B Piala AFF 2018

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha, mengatakan sudah menyiapkan dua stadion sebagai kandang timnas Indonesia, yakni Stadion Pakansari (Cibinong) dan Stadion Patriot (Bekasi).

Dua stadion ini dipilih atas dasar pertimbangan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno mungkin tak bisa dipakai bila rumputnya masih dalam proses renovasi selepas Asian Games 2018. 

Tisha mengatakan bisa saja PSSI menggelar pertandingan itu di luar wilayah Jabodetabek, tetapi harus ada komunikasi dengan tim lawan.

"Sebenarnya bisa di luar Jabodetabek, seperti Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion 10 November 2018, tetapi kendalanya itu ada di lawan," kata Tisha saat ditemui BolaSport.com di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Tisha mengatakan bahwa untuk menggelar pertandingan di luar Jabodetabek, ia tidak ingin tim lawan kelelahan.

Untuk itu, biasanya PSSI menawarkan terlebih dahulu apakah tim lawan berani atau tidak bermain di luar Jabodetabek.

Baca juga: Negara Ini Paling Sering Sakiti Timnas Indonesia di Piala AFF Selama 22 Tahun

"Kami harus komunikasi lagi dengan lawan, apakah mereka mau melakukan perjalanan lagi setelah tiba di Jakarta," kata Tisha.

"Kami, PSSI, sebenarnya tidak masalah, tetapi biasanya mereka sudah pasti akan menolak itu," ucap wanita lulusan FIFA Master tersebut. (M Hary Prasetya)

 



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X