Mourinho Terlalu Percaya kepada Pemain yang Tampil Tak Maksimal - Kompas.com

Mourinho Terlalu Percaya kepada Pemain yang Tampil Tak Maksimal

Kompas.com - 17/04/2018, 23:22 WIB
Ekspresi manajer Manchester United, Jose Mourinho, dalam pertandingan Liga Inggris 2017-2018 menghadapi West Bomwich Albion di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada Minggu (15/4/2018).
PAUL ELLIS / AFP Ekspresi manajer Manchester United, Jose Mourinho, dalam pertandingan Liga Inggris 2017-2018 menghadapi West Bomwich Albion di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada Minggu (15/4/2018).

KOMPAS.com —Pekerjaan rumah besar telah menanti Pelatih Manchester United Jose Mourinho seusai musim 2017-2018 berakhir pada Mei.

Manchester United gagal menjuarai Liga Inggris pada musim ini dan merelakan gelar tersebut jatuh ke tangan rival sekota, Manchester City.

Mourinho sebetulnya sudah tahu masalah utama Manchester United hingga gagal meraih gelar juara pada musim ini.

"Saya percaya kepada diri sendiri, tetapi kepercayaan itu tak berujung pada keberhasilan saat di lapangan," kata Mourinho seperti dilansir BolaSport.com dari Sky Sports.

"Dengan pengalaman yang saya miliki, tak mungkin saya meraih gelar juara dengan performa tim yang tak konsisten," ujar pelatih yang dijuluki The Special One ini.

Baca juga: Jeblok, Alexis Sanchez dan Paul Pogba Takkan Dipercaya Jose Mourinho pada Laga Penting Lagi

Mourinho sendiri bukannya tak bersalah dalam inkonsistensi Manchester United ini.

Dilansir BolaSport.com dari The Sun, Mourinho saat ini telah memberikan kepercayaan terlalu besar kepada pemain yang tak selalu tampil bagus.

Romelu Lukaku dan Nemanja Matic menjadi dua pemain yang selalu menjadi pilihan utama Mourinho musim ini.

Mourinho kurang berani meninggalkan kedua pemain ini jika mereka tengah memiliki performa yang menurun.

Baca Juga: Gagal Juara Liga Champions, PSG Siap Curi Salah Satu Pemain Pilar Real Madrid

Hal ini berimbas kepada nasib pemain lain yang kurang beruntung.

Pemain-pemain seperti Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Ander Herrera gagal mendapatkan kepercayaan dari Mourinho.

Strategi Mourinho kurang responsif terhadap kebutuhan tim dalam suatu laga. 

Baca Juga: Pep Guardiola Jungkir Balikkan Prediksi Legenda Manchester United di Liga Inggris Musim Ini

Ia hampir selalu menurunkan pemain yang sama, baik saat mereka tengah tampil baik maupun buruk.

Jika ingin kesialan musim ini tak terulang, Mourinho jelas wajib mengganti kebijakannya pada musim depan. (Sri Mulyati)


Komentar

Close Ads X