Marcello Lippi: Sepak Bola Italia Tidak dalam Masa Krisis - Kompas.com

Marcello Lippi: Sepak Bola Italia Tidak dalam Masa Krisis

Kompas.com - 17/04/2018, 12:02 WIB
Pelatih timnas China asal Italia, Marcello Lippi, ketika meninggalkan lapangan pertandingan seusai duel Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Korea Selatan di Changsha, Hunan, China, 23 Maret 2017.STR / AFP Pelatih timnas China asal Italia, Marcello Lippi, ketika meninggalkan lapangan pertandingan seusai duel Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Korea Selatan di Changsha, Hunan, China, 23 Maret 2017.

 

KOMPAS.com - Timnas Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia karena takluk dari timnas Swedia pada babak play-off. Mantan pelatih timnas Italia, Marcelo Lippi, menyebut Italia sedang dalam masa transisi karena berisi pemain muda.

Gli Azzurri, julukan timnas Italia, harus menjalani babak playoff setelah hanya menempati peringkat kedua pada babak grup. Mereka kalah bersaing dengan Spanyol yang memuncaki klasemen.

Menurut Lippi, Lorenzo Insigne dkk akan segera melewati masa krisis ini dan bisa kembali berprestasi dalam banyak kompetisi.

"Sepak bola Italia tidak dalam krisis. Kami dapat menghadapi masa depan dengan percaya diri, karena kami memiliki banyak anak muda yang baik," kata Lippi dikutip BolaSport.com dari Premium Sport.

“Klub dari Liga Italia mampu melakukan apa saja, tidak ada perbedaan dengan liga lain. Tidak ada yang mengira Roma dan Juventus bisa melakukan apa yang mereka lakukan melawan Barcelona dan Real Madrid," ucap Lippi menambahkan.

(Baca Juga: Gianluigi Buffon SMS Donnarumma Usai AC Milan Imbangi Napoli, Begini Isinya!)

Pelatih yang berhasil membawa Azzurri menjuarai Piala Dunia 2006 ini mengakui bahwa keberuntungan juga menjadi kunci agar Italia bisa bersaing di pentas dunia, sama seperti wakil Italia di pentas Eropa.

"Mereka (Roma dan Juventus) menunjukkan bahwa dengan sedikit keberuntungan mereka bisa bersaing," ujar Lippi.

Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2018 berbuntut pemecatan pelatih Gian Piero Ventura. Kini, Luigi di Bagio dipercaya menjadi juru taktik Gianluigi Buffon dkk meski berstatus caretaker.

Selain itu Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Carlo Tavecchio, juga mundur dari jabatan usai kegagalan tersebut. (Putra Rusdi Kurniawan)



Close Ads X