Malaysia Urung Ikut PSSI Anniversary Cup 2018 - Kompas.com

Malaysia Urung Ikut PSSI Anniversary Cup 2018

Kompas.com - 13/04/2018, 10:37 WIB
Timnas Malaysia berfoto menjelang laga kontra Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia 2019 di Stadion Buriram, Jumat (10/11/2017).
Dok. Football Association of Malaysia Timnas Malaysia berfoto menjelang laga kontra Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia 2019 di Stadion Buriram, Jumat (10/11/2017).

KOMPAS.com - Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, memastikan bahwa timnas Malaysia batal untuk bertasipasi pada ajang PSSI Anniversary Cup 2018.

Turnamen tersebut rencananya akan digelar pada 27 April sampai 3 Mei 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Joko mengatakan, batalnya Malaysia ikut berpatisipasi karena satu minggu lalu federasi sepak bola di sana mengirim sebuah surat kepada PSSI.

Dari surat tersebut, hanya Malaysia yang keberatan dengan jadwal pertandingan.

Baca Juga: Peserta Piala Dunia 2018 Jadi Opsi Pengganti Malaysia di PSSI Anniversary Cup 2018

Federasi sepak bola Malaysia meminta pergantian jadwal pertandingan di turnamen tersebut.

"Federasi sepak bola Malaysia sudah mengirimkan surat kepada PSSI yang menyebutkan bahwa mereka meminta pertukaran jadwal," kata Joko pada acara diskusi PSSI Pers, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018).

"Saya tidak tahu alasannya kenapa dan apa yang terjadi di Malaysia," ucap Joko menambahkan.

Joko juga memastikan semua pertandingan PSSI Anniversary Cup 2018 akan digelar di Stadion Pakansari. Sebelumnya, ada rencana untuk menggelar pertandingan pembuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Dipilihnya Stadion Pakansari disebabkan venue cabang olahraga sepak bola akan dipergunakan untuk Asian Games 2018.

Berbeda dengan SUGBK yang hanya menggelar cabang-cabang olahraga olimpik.

Renovasi Stadion Pakansari untuk Asian Games 2018 sudah rampung. Berbeda dengan tiga venue lainnya seperti Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), dan Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), yang masih tahap renovasi.

"Itu alasan yang pertama, yang kedua itu effisien. Kalau pindah-pindah venue itu tidak effisien," kata Joko. (Mochamad Hary Prasetya)



Close Ads X