Kompas.com - 10/04/2018, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI memutuskan pelatih Bima Sakti tidak lagi menjadi pelatih timnas u-19 Indonesia.

Keputusan ini diambil agar Bima Sakti bisa fokus bersama pelatih timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, untuk menghadapi Asian Games 2018.

Keputusan ini terbilang sangat mengejutkan karena Bima Sakti baru menjalani satu pertandingan bersama timnas U-19 Indonesia.

Kala itu, Egy Maulana Vikri dkk harus kalah 1-4 dari timnas U-19 Jepang dalam laga uji coba beberapa waktu lalu.

Baca juga: Manchester City Vs Liverpool - Reuni Guardiola dengan Si Pemberi Kenangan Buruk

Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, keputusan ini diambiil agar persiapan timnas U-23 Indonesia menghadapi Asian Games 2018 maksimal.

"PSSI telah memutuskan Bima fokus membantu timnas U-23 sesuai apa yang memang dibutuhkan timnas U-23 dalam persiapannya menuju Asian Games. Semoga dengan ini persiapan bisa maksimal," kata Ratu Tisha dikutip dari Bolasport.com.

Dicopotnya Bima Sakti juga diharapkan PSSI agar timnas U-23 segera fokus kepada turnamen Anniversary Cup PSSI. Turnamen ini menjadi momentum persiapan yang sangat penting mengingat padatnya jadwal kompetisi dan sebentar lagi juga akan masuk bulan puasa.

"Pertandingan di turnamen Anniversary Cup bisa dikatakan sebagai bagian terpenting dari persiapan timnas untuk Asian Games. Indonesia akan tampil di kandang sendiri," ujar Tisha menambahkan.

Timnas U-23 Indonesia sendiri direncanakan akan menggelar pemusatan latihan di Jakarta pada tanggal 20-27 Mei, 24-30 Juni, dan 22-29 Juli. Tim polesan pelatih Luis Milla ini juga dijadwalkan untuk melakoni laga uji coba sebanyak dua kali di bulan Juni dan Juli.

Lebih lanjut, Tisha mengatakan posisi pelatih kepala timnas U-19 Indonesia akan segera ditentukan dalam waktu dekat melalui rapat anggota Komite Eksekutif PSSI.

Nama Indra Sjafri diisukan akan kembali melatih timnas U-19 Indonesia. Pelatih yang kini sedang tidak melatih ini beberapa waktu lalu menyatakan siap jika dipilih kembali untuk melatih skuad berjuluk Garuda Muda itu. (Mochamad Hary Prasetya, Adif Setiyoko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BolaSport


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jerit Keluarga Korban Minta Keadilan

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jerit Keluarga Korban Minta Keadilan

Liga Indonesia
Persib Vs Persija Resmi Ditunda Imbas Kerusuhan Kanjuruhan, Tiket Diamankan

Persib Vs Persija Resmi Ditunda Imbas Kerusuhan Kanjuruhan, Tiket Diamankan

Liga Indonesia
Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Bukan Bentrok Aremania-Bonek

Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Bukan Bentrok Aremania-Bonek

Liga Indonesia
Permintaan Maaf Arema FC atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Permintaan Maaf Arema FC atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Persebaya Ucapkan Dukacita

Kerusuhan Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Persebaya Ucapkan Dukacita

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan dan 5 Tragedi Terkelam dalam Sejarah Sepak Bola

Kerusuhan Kanjuruhan dan 5 Tragedi Terkelam dalam Sejarah Sepak Bola

Liga Indonesia
Menpora soal Tragedi Kanjuruhan Arema: Ini Harus Jadi yang Terakhir!

Menpora soal Tragedi Kanjuruhan Arema: Ini Harus Jadi yang Terakhir!

Liga Indonesia
Pilu di Stadion Kanjuruhan, Sepak Bola Tak Sebanding dengan Nyawa

Pilu di Stadion Kanjuruhan, Sepak Bola Tak Sebanding dengan Nyawa

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Anfield Jadi Panggung Lawan

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Anfield Jadi Panggung Lawan

Liga Inggris
Kerusuhan Usai Arema FC Vs Persebaya, Sesal dan Permintaan Maaf PSSI

Kerusuhan Usai Arema FC Vs Persebaya, Sesal dan Permintaan Maaf PSSI

Liga Indonesia
Tragedi Stadion Kanjuruhan: 127 Orang Meninggal Dunia, 180 Dirawat di RS

Tragedi Stadion Kanjuruhan: 127 Orang Meninggal Dunia, 180 Dirawat di RS

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Arema, Polisi Buka Suara soal Tembakkan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan Arema, Polisi Buka Suara soal Tembakkan Gas Air Mata

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Arema FC: 127 Korban Jiwa, Mobil Terbakar, Liga 1 Berhenti

Tragedi Kanjuruhan Arema FC: 127 Korban Jiwa, Mobil Terbakar, Liga 1 Berhenti

Liga Indonesia
Hasil PSG Vs Nice 2-1: Messi Maestro Tendangan Bebas, Mbappe Sang Penentu

Hasil PSG Vs Nice 2-1: Messi Maestro Tendangan Bebas, Mbappe Sang Penentu

Liga Lain
Hasil ONE Fight Night 2, Xiong Jing Nan Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Angela Lee

Hasil ONE Fight Night 2, Xiong Jing Nan Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Angela Lee

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.