Perjudian Gattuso Saat AC Milan Hadapi Sassuolo Gagal - Kompas.com

Perjudian Gattuso Saat AC Milan Hadapi Sassuolo Gagal

Kompas.com - 09/04/2018, 06:39 WIB
Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, saat sedang memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Sassuolo pada lanjutan Liga Italia, di San Siro, Minggu (8/4/2018).TWITTER.com/ACMilan Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, saat sedang memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Sassuolo pada lanjutan Liga Italia, di San Siro, Minggu (8/4/2018).

MILAN, KOMPAS.com — Pertandingan Liga Italia pekan ke-31 antara AC Milan dan Sassuolo di San Siro, Minggu (8/4/2018) malam atau Senin dini hari WIB, merupakan laga "perjudian" yang dilakukan Gennaro Gattuso, Pelatih AC Milan.

Pada laga tersebut, AC Milan sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol Matteo Politano pada menit ke-75. Nikola Kalinic menjadi penyelamat muka tuan rumah lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-86.

Gattuso mengakui laga melawan Sassuolo itu benar-benar menguji keberuntungan dari Milan. Karena mengincar kemenangan, dia memainkan taktik yang lebih ofensif dengan menarik bek sayap Ignazio Abate dan memasukkan striker Andre Silva pada menit ke-55. 

(Baca juga: Setahun Makan Gaji Buta, Pemain PSG Bikin Perayaan)

"Kami mencoba menggunakan formasi 3-3-4. Karena ada impian untuk masuk ke zona Liga Champions, kami harus berjudi sampai akhir," kata Gattuso seusai pertandingan, seperti dilansir dari Football Italia. 

"Saya tak menyukai hal yang tidak terencana seperti strategi baru itu, tetapi kami harus mencobanya," kata mantan gelandang AC Milan itu.

Walaupun mendapat hasil seri, Milan dianggap Gattuso masih beruntung mendapatkan poin karena baru bisa menyamakan kedudukan pada akhir-akhir laga. Ia bahkan tidak mau beralasan panjang lebar mengenai hasil seri yang didapatkan ini.

"Hal yang penting adalah tidak perlu mencari alibi karena kami tidak akan ke mana-mana dengan itu. Saya pikir kami melewatkan kesempatan bagus agar bisa mencapai kualifikasi Liga Champions," tuturnya.

AC Milan kian sulit mendekati zona Liga Champions. Mereka tertahan di posisi keenam dengan 52 poin, selisih delapan angka dari Lazio dan AS Roma yang berada di pos ketiga dan keempat. 



Close Ads X