Ditunjuk Jadi Kapten Persib, Begini Tanggapan Supardi

Kompas.com - 26/03/2018, 15:33 WIB
Kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir bersama asisten pelatih Persib, Fernando Soler saat ditemui dalam konferensi pers jelang laga kontra PS Tira di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (25/3/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKapten tim Persib Bandung Supardi Nasir bersama asisten pelatih Persib, Fernando Soler saat ditemui dalam konferensi pers jelang laga kontra PS Tira di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (25/3/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Supardi Nasir mengemban tugas sebagai kapten tim Persib Bandung pada Liga 1 2018. Ban kapten memang pantas disematkan kepada pemilik nomor punggung 22 itu jika merujuk pada sepak terjangnya bersama klub tersebut.

Supardi termasuk pemain senior di Persib. Dia sudah membela tim berjulukan Maung Bandung ini hampir selama lima musim.

Namun predikat kapten tim tak membuatnya jemawa. Menurutnya, setiap pemain Persib punya potensi memimpin rekan setimnya saat berlaga di lapangan.

(Baca Juga: Tanpa Neymar, Victoria Lopyreva Merasa Ada yang Kurang dari Pertandingan Rusia Vs Brasil)

"Saya luruskan lagi masalah kapten, semua di tim ini adalah kapten, bukan saya saja. Semua pemain bisa menjadi kapten," ujar pemain kelahiran Bangka, 34 tahun silam, saat ditemui di Graha Persib, Minggu (25/3/2018).

Supardi pun kembali merendah. Dia mengatakan, dirinya hanya mewakili menyampaikan aspirasi kepada wasit saat berada di lapangan.

"Yang penting itu saling support, saya hanya diwakilkan untuk menyampaikan aspirasi mereka di lapangan kepasa wasit karena yang menyampaikan harus satu orang," tuturnya.

(Baca Juga: Kalah dari Persebaya dan Dapat Tuduhan Seperti Ini, Pelatih Perseru Tak Terima)

Senin (26/3/2018) sore ini, Supardi akan mengenakan ban kapten dalam laga perdana Liga 1 2018 kontra PS Tira. Dia menganggap hasil positif dalam laga ini sangat penting sebagai modal motivasi mengarungi kompetisi.

Meski begitu, dia enggan terlalu terbebani dalam laga nanti. Supardi berupaya bermain lepas dan fokus meraup tiga poin perdana.

"Semua tim dan pemain punya beban yang sama pada awal pertandingan, tetapi bagaimana menyikapi beban itu. Menanggapi hasil lima musim terakhir itu kami memang sangat kurang bagus track record-nya. Saya berharap itu menjadi pelajaran dan bisa memberikan yang terbaik," ujarnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X