Kompas.com - 27/02/2018, 20:23 WIB
Striker Madura United, Cristian Gonzales (kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya, OK John, saat melawan PS Tira Bantul pada pekan kedua Piala Presiden 2018 Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/01/2018) sore. SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COMStriker Madura United, Cristian Gonzales (kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya, OK John, saat melawan PS Tira Bantul pada pekan kedua Piala Presiden 2018 Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/01/2018) sore.

KOMPAS.com - Manajer Madura United, Haruna Soemitro, senang dengan status baru kewarganegaraan Onorionde Kughegbe John atau yang biasa dikenal OK John. Bek tangguh yang didatangkan Madura United pada ajang Piala Presiden 2018 tersebut kini telah resmi berstatus warga negara Indonesia (WNI).

Surat keputusan sudah resmi keluar tertanggal 19 Februari 2018. Alhasil, pada musim kompetisi tahun 2018, nama OK John bukan lagi terdaftar sebagai pemain asing (Nigeria), tetapi pemain lokal.

"Madura di Liga 1 memang mengopsikan OK John sebagai pemain lokal, bukan sebagai pemain asing," ujar Haruna dilansir BolaSport.com dari jatim.tribunnews.com.

"Selamat atas status WNI dan itu berarti kontrak OK John berlanjut untuk musim ini," tambahnya menjelaskan.

(Baca Juga: Pujian Setinggi Langit Asisten Luis Milla untuk Kiper Anyar Timnas Indonesia)

Dengan terdaftarnya OK John sebagai WNI, maka pemain berusia 34 tahun ini resmi menjadi pemain keempat Madura United yang berstatus naturalisasi. Sebelumnya, jajaran skuad Laskar Sappe Kerrab telah dihiasi sejumlah nama-nama hasil naturalisasi seperti Greg Nwokolo, Cristian Gonzales dan Raphael Maitimo.

Manajemen Madura United ternyata masih belum menuntaskan proses kontrak OK John. Pasalnya, manajemen baru akan mengontraknya apabila dia telah resmi menyelesaikan proses naturalisasi dan menyandang WNI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Status naturalisasi ini dianggap sangat penting untuk OK John. Apabila status tersebut tak dirampungkan sebelum jendela transfer ditutup, manajemen Madura memastikan akan melepasnya.

"OK John di Madura hanya untuk mengisi slot pemain lokal. Artinya, kalau status kewarganegaraan OK John belum turun sampai bursa transfer ini tutup tanggal 29 Maret, maka kontraknya batal," tutur Haruna sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Tribun Jatim, Selasa (20/2/2018).

"Kami mengontrak OK John untuk mengisi pemain lokal, bukan pemain asing," tambah Haruna. (Adif Setiyoko)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.