Alasan Penunjukan Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum PSSI

Kompas.com - 18/02/2018, 18:47 WIB
Direktur PT GTS, Joko Driyono. VERDI HENDRAWAN/JUARA.NETDirektur PT GTS, Joko Driyono.

KOMPAS.com - Penunjukkan Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum (Ketum) PSSI bukanlah tanpa alasan. Ternyata, Joko mendapat rekomendasi dari Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Joko diangkat sebagai pemimpin sementara otoritas tertinggi sepak bola Indonesia untuk menggantikan Edy yang sedang mengambil cuti. Edy harus istirahat sementara karena mengikuti persaingan kursi Gubernur Sumatera Utara.

Penetapan Jokdri, demikian sapaan Joko, ditentukan dalam rapat Eksekutif Komite (Exco) yang berlangsung pada 16 Februari 2018. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Iwan Budianto, menjelaskan alasan di balik pemilihan Joko sebagai Plt.

(Baca juga: Bagi Legenda Roma, Ketidakhadiran Italia di Piala Dunia Ibarat Sayur Tanpa Garam)

"Exco memang punya kewenangan untuk menentukan Plt. Akan tetapi, di statuta tercantum aturan bahwa wakil ketua secara otomatis akan naik jika ketum berhalangan," kata pria berumur 44 tahun itu dalam acara konferensi pers di kantor PSSI, Minggu (18/2/2018).

"Di sisi lain, Pak Edy sendiri sudah merekomendasikan Pak Joko sebagai Plt," tutur Iwan menambahkan.

Dalam surat yang diajukan ke PSSI, Edy mulai cuti dari 16 Februari sampai 30 Juni 2018.

Adapun pemilihan Gubernur Sumut akan berlangsung pada 27 Juni 2018. Sedangkan untuk pelantikan gubernur terpilih pada Oktober tahun ini. (Ade Jayadireja)



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X