Kompas.com - 18/02/2018, 06:44 WIB
Striker Bali United, Ilija Spasojevic, berduel dengan bek Persija, Jaimerson da Silva, pada laga final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (17/2/2018).
BOLASPORT.com/FERI SETIAWANStriker Bali United, Ilija Spasojevic, berduel dengan bek Persija, Jaimerson da Silva, pada laga final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (17/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Marko Simic boleh menjadi pahlawan kemenangan Persija Jakarta pada final Piala Presiden 2018. Namun, peran bek Jaimerson da Silva yang sibuk mengawal lini pertahanan, tak boleh dikesampingkan. 

Persija Jakarta menjadi kampiun Piala Presiden 2018 setelah menang 3-0 atas Bali United pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (17/2/2018). Marko Simic menjadi pahlawan dengan mencetak dua dari tiga gol kemenangan timnya. 

 

Simic memang layak mendapatkan kredit pada laga tadi. Pemain yang akrab disapa Super Simic tersebut membuktikan dirinya sebagai predator di sepak bola Indonesia meskipun baru beberapa bulan berada di Tanah Air. 

(Baca Juga: Samai Rekor 11 Gol Cristian Gonzales, Statistik Marko Simic Lebih Baik)

Keganasan Simic bisa dilihat bagaimana dia mencetak dua gol hanya dari dua kesempatan pada babak pertama. Artinya, Simic telah membuktikan dia menjadi malapateka bagi lawan ketika dibiarkan bergerak bebas. 

”Simic adalah striker yang kuat. Dia bisa bekerja sama dengan rekan-rekannya dengan baik," ucap kapten Bali United, Fadil Sausu, dalam sesi jumpa pers pasca-laga.

Selain Simic, Jaimerson Da Silva layak mendapatkan pujian atas penampilan pada laga final. Bek asal Brasil tersebut jadi pemain tersibuk menghadang serangan Bali United. 

Pesepak bola Persija Jakarta Marco Simic melakukan tendangan salto saat membobol gawang Bali United pada pertandingan final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija menjadi juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Pesepak bola Persija Jakarta Marco Simic melakukan tendangan salto saat membobol gawang Bali United pada pertandingan final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija menjadi juara Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.

Dari catatan Labbola, Jaimerson yang berperan sebagai bek tengah sukses membukukan 8 clearances dari total 22. Angka tersebut membuat dia mencatatkan sapuan paling banyak sepanjang 90 menit. 

Kepiawaian lain yang Jaimerson dalam laga tadi adalah pertarungan di udara. Dia sukses memenangi duel udara sebanyak 4 kali atau tingkat kesuksesannya mencapai 80 persen.

(Baca Juga: Bali United Sebut Marko Simic Sebagai Pembeda Persija Jakarta) 

Dua hal catatan tersebut yang membuat kiper Andritany tidak terlalu kerepotan dan mampu menjaga gawang tim dari kebobolan. Terbukti, sepanjang pertandingan, kiper tim nasional Indonesia itu jarang direpotkan lawan. 

Penampilan apik Jaimerson di laga final ini boleh dibilang sebagai pembelian jitu pelatih Stefano "Teco" Cugurra. Pelatih asal Brasil pun telah menemukan pengganti tepat William Pacheco yang memutiskan hijrah ke Selangor FA. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.