Kompas.com - 05/02/2018, 17:40 WIB
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, memastikan bahwa timnya tidak akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk pertandingan semifinal Piala Presiden 2018 melawan PSMS Medan

Pria asal Surabaya itu pun mengungkap alasan mengapa Persija tidak menggunakan stadion yang terletak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, itu.

Gede mengatakan, untuk memakai SUGBK, tentunya perlu waktu ketika mengurusi sebuah pertandingan dengan permasalahan izin keamanan ataupun kepastian dari pihak pengelola.

Sementara itu, pada babak semifinal Piala Presiden 2018, Panpel Persija yang akan mengurusi semuanya.

Itu berbeda dengan SUGBK yang ditunjuk panitia Piala Presiden 2018 sebagai venue final turnamen tersebut.

Baca juga: 4 Kiper Terbaik di Babak 8 Besar Piala Presiden 2018

Gede mengatakan, kalau pertandingan final, yang mengurus itu panitia Piala Presiden 2018, bukan Persija, meskipun bermain di Jakarta.

"Kami tidak bisa juga harus menyiapkan pertandingan dalam waktu yang sangat mepet seperti ini. Belum tentu mendapatkan izin keramaian dari pihak kepolisian setempat karena yang mengurus ini semua ya Persija," kata Gede saat dihubungi BolaSport.com, Senin (5/2/2018).

Gede juga membantah bahwa tidak bisanya Persija memakai SUGBK disebabkan harga sewanya yang sangat mahal.

Dikabarkan SUGBK mematok harga Rp 450 juta dan uang jaminan sebesar Rp 1,5 miliar untuk menggelar satu pertandingan.

Sejauh ini, Persija baru mendapatkan restu menggunakan SUGBK untuk babak penyisihan Grup H Piala AFC 2018.

Baca Juga: Rahmad Darmawan Ungkap Resep Rahasia Membangun Tim Sriwijaya FC

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.