Simon McMenemy Anggap Tudingan Persela "Lucu"

Kompas.com - 25/01/2018, 21:58 WIB
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy (tengah), dalam konferensi pers seusai ditahan imbang Persela Lamongan dalam babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (25/1/2018). KOMPAS.com/Andi HartikPelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy (tengah), dalam konferensi pers seusai ditahan imbang Persela Lamongan dalam babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (25/1/2018).
|
EditorEris Eka Jaya

MALANG, KOMPAS.com — Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, menanggapi tudingan Persela Lamongan yang menganggapnya tidak fair play dalam pertandingan babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (25/1/2018) malam.

Dalam pertandingan itu, kedua tim meraih skor imbang, 1-1. Gol Bhayangkara FC diciptakan oleh Herman Dzumafo pada menit ke-34, sedangkan gol untuk Persela diciptakan oleh Sugeng Efendi pada menit ke-79.

Namun, Persela tidak puas dengan hasil pertandingan itu. Skuad Laskar Joko Tingkir mengkritik Wasit Rihendra Purba yang memimpin pertandingan.

Wasit asal Medan itu dinilai mengeluarkan sejumlah keputusan yang menguntungkan Bhayangkara FC. Bahkan, menurut Persela, gol Bhayangkara tidak sah karena offside.

Baca juga : Imbang dengan Bhayangkara FC, Persela Kritik Kepemimpinan Wasit

Simon menganggap tudingan tersebut "lucu". Simon lalu menuding pemain Persela bermain drama diving dan berusaha menunda-nunda permainan.

"Itu suatu hal yang lucu kenapa kita dibilang tidak fair play ketika mereka punya pemain dengan tinggi enam kaki empat inci, tetapi jatuh ketika terembus angin," katanya dalam sesi konferensi pers.

"Saya tidak pernah bilang pemain Bhayangkara untuk diving, tetapi (pemain) Persela disentuh sedikit jatuh. Mereka tahu apa yang mereka lakukan. Ketika kami menyerang balik, mereka pasti jatuh dan berusaha untuk menghentikan permainan," katanya.

Dengan meraih hasil imbang, Bhayangkara FC harus berbagi poin dengan Persela Lamongan. Total, Bhayangkara sudah mengumpulkan empat poin, sementara Persela masih mengumpulkan dua poin.

Selanjutnya, Bhayangkara FC akan melawan Arema FC pada laga terakhir babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X