Bhayangkara FC Waspadai PSIS Semarang meski Berstatus Tim Promosi

Kompas.com - 19/01/2018, 08:20 WIB
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, saat ditemui seusai latihan di lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (18/1/2018). KOMPAS.com/Andi HartikPelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, saat ditemui seusai latihan di lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (18/1/2018).
|
EditorEris Eka Jaya

MALANG, KOMPAS.com - Bhayangkara FC akan menghadapi PSIS Semarang dalam laga perdana Grup E Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1/2018), di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Meski PSIS Semarang berstatus tim promosi di Liga 1, Bhayangkara FC yang menjadi juara Liga 1 musim kompetisi 2017 enggan meremehkan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu.

Bagi Bhayangkara FC, setiap tim yang berada di kasta tertinggi kompetisi layak diperhitungkan.

"Setiap tim yang sudah berada di Liga 1 sekarang membuktikan bahwa mereka pantas berada di sini," kata pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, setelah latihan di lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (18/1/2018).

Baca juga : Bali United Tunjuk Hans-Peter Schaller Pelatih pada Piala Presiden

Simon memprediksi, PSIS Semarang akan bermain all out untuk mengalahkan timnya. Karena itu, ia akan tetap waspada dengan performa yang akan dipertunjukkan oleh tim PSIS Semarang.

"Mereka pasti bakal bermain all out, apalagi bermain melawan juara dan kami harus bisa mengantisipasi hal itu," katanya.

Menurut Simon, PSIS Semarang merupakan tim yang bagus meski tidak memiliki pemain yang menonjol.

"Mereka tim yang bagus secara satu kesatuan," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X