Kompas.com - 18/01/2018, 17:48 WIB
|
EditorEris Eka Jaya

BANDUNG, KOMPAS.com - Mantan gelandang tim nasional, Oktovianus Maniani, digantung Persib Bandung. Okto yang dikabarkan akan mengikuti seleksi mendadak ditolak Persib tanpa alasan.

Okto bercerita, pintu ikut seleksi di Persib datang dari Arif Anwar, yang merupakan agen dari Patrich Wanggai. Sang agen, kata Okto, dihubungi salah seorang pengurus Persib untuk datang seleksi di Bandung tiga hari lalu. Sebab, di saat bersamaan, Persib tengah mencari amunisi baru.

"Pertama, ini semuanya memang lewat agen. Katanya dari salah satu orang pengurus Persib Bandung, suruh saya datang ke Bandung. Agen ini ngomong semuanya sudah oke, akhirnya saya beranikan diri datang ke Bandung," ujar Okto saat dihubungi wartawan lewat telepon seluler.

Setiba di Bandung pada Rabu (17/1/2018), Okto mendapat sambutan baik dari jajaran pelatih dan pemain. Bahkan, ia sempat mengikuti latihan fitnes.

Baca juga : Okto Maniani Urung Direkrut Persib Bandung

"Sampai di Bandung, saya ikuti semua, katanya nanti saya akan masuk mes. Ok saya ikut aturan, pemain dan pelatih juga sudah welcome," tuturnya.

Namun, pada malam harinya, ia kaget ketika mendengar kabar tak boleh mengikuti sesi latihan. Sang agen, sambung Okto, menjelaskan, Okto ditolak lantaran belum mengantongi surar izin keluar dari klub terakhirnya, Madura FC.

Pada saat bersamaan, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, mengeluarkan pernyataan bahwa Persib tak akan merekrut Okto.

"Saya bingung ini kenapa. Saya bertanya kepada agen, katanya banyak hal yang harus diselesaikan, seperti surat keluar, terus soal attitude soal foto yang beredar di media sosial. Saya bilang itu kan masa lalu, kenapa harus diungkit-ungkit. Kita profesional saja, intinya di lapangan saya pemain, saya datang untuk Persib," ujar Okto.

Okto pun jelas kecewa dengan sikap Persib. Sebab, sesuai kesepakatan, kemampuannya akan dipantau selama dua hari oleh jajaran pelatih.

Baca juga : Pelatih Persib Enggan Komentari Rumor Essien Dibidik Klub Korea

"Kesepakatannya, saya ikut trial dua hari di sini, datang untuk diihat oleh pelatih kepala, tetapi saya belum latihan saja tiba-tiba berita keluar kalau saya tidak akan direkrut, saya juga kaget kenapa seperti ini," ujarnya.

Okto pun mengklarifikasi bahwa kepergiannya dari Madura FC telah mendapat restu dari jajaran manajemen dan pelatih.

"Coach Salahudin bilang ke saya, 'kamu pergi ke Bandung untuk kamu, untuk keluarga kamu, agar bisa kembali ke timnas'. Karena coach bilang saya masih bagus dan layak main di Liga 1, akhirnya saya dizinkan pergi," katanya.

"Kalau tidak jelas seperti ini, saya juga tidak akan pergi, saya kan jadinya rugi meninggalkan klub yang sudah mempertahankan saya," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.