Tak Ada "Marquee Player" di Liga 1 2018 - Kompas.com

Tak Ada "Marquee Player" di Liga 1 2018

Kompas.com - 14/01/2018, 06:34 WIB
Pemain Bhayangkara FC, Paulo Sergio, dibayangi gelandang Persib, Michael Essien, pada lanjutan laga Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/9/2017). Untuk Liga 1 2018, Essien dan Sergio menjadi berstatus pemain asing biasa, bukan marquee player. Dok. Liga Indonesia Baru, @Liga1Match Pemain Bhayangkara FC, Paulo Sergio, dibayangi gelandang Persib, Michael Essien, pada lanjutan laga Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/9/2017). Untuk Liga 1 2018, Essien dan Sergio menjadi berstatus pemain asing biasa, bukan marquee player.

TANGERANG, KOMPAS.com — Status  marquee player tak bakal dipakai lagi untuk Liga 1 musim 2018. Mereka kembali berstatus pemain asing, tak seperti Liga 1 2017. 

Hal itu dipastikan oleh Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada BolaSport.com selepas Kongres PSSI 2018 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (13/1/2018).

"Regulasi pemain asing Liga 1 musim 2018 sudah ditetapkan. Tanpa marquee player. Klub-klub peserta sudah kami kirimkan drafnya," ucap Jokdri, sapaan Joko Driyono.

"Jadi, jatah bagi setiap tim adalah empat pemain asing. Tiga (non-Asia) plus satu (Asia). Musim depan juga tidak ada lagi pembatasan umur," kata Joko.

Pada musim 2017, PSSI menetapkan regulasi marquee player dan kewajiban setiap tim memainkan tiga pemain berstatus U-23.

(Baca Juga: VIDEO - Mengintip Debut Yanto Basna di Klub Thailand)

Sementara itu untuk Liga 2, PSSI tetap dengan aturan tanpa pemain asing.

Meski demikian, induk organisasi sepak bola nasional tersebut menambah kuota setiap tim untuk mengontrak pemain di atas usia 35 tahun.

"Liga 2 masih tanpa pemain asing. Pembatasan umur pemain yaitu 35 tahun. Tetapi, setiap klub diperbolehkan merekrut tiga pemain berusia berapa pun," tutur dia.

Pada musim lalu, PSSI menerapkan regulasi untuk klub Liga 2 hanya diperkenankan memakai lima pemain berusia dari 25 sampai maksimal 35 tahun plus dua pemain usia bebas. (Segaf Abdullah) 


EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Close Ads X