Pengebom Bus Dortmund Menyesal dan Terancam Hukuman Seumur Hidup - Kompas.com

Pengebom Bus Dortmund Menyesal dan Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kompas.com - 08/01/2018, 21:23 WIB
Bus yang ditumpangi Borussia Dortmund rusak setelah terkena ledakan sekitar 10 kilimoter dari Stadion Signal Iduna Park jelang pertandingan pertama perempat final Liga Champions melawan AS Monaco, pada 11 April 2017. 
Sascha Schuermann / AFP Bus yang ditumpangi Borussia Dortmund rusak setelah terkena ledakan sekitar 10 kilimoter dari Stadion Signal Iduna Park jelang pertandingan pertama perempat final Liga Champions melawan AS Monaco, pada 11 April 2017.

KOMPAS.com - Pencarian terhadap pelaku pengeboman bus Borussia Dortmund akhirnya menemui titik akhir.

Seorang pria bernama Sergei V mengaku sebagai dalang di balik peledakan kendaraan milik Dortmund pada 11 April 2017.

Pria berumur 28 tahun itu membuat pengakuan dalam sidang yang berlangsung di kota Dortmund, Senin (8/1/2018).

Sergei menghadapi kemungkinan hukuman penjara seumur hidup.

"Saya sangat menyesali perbuatan saya," tutur Sergei yang dikutip Bolasport.com dari Marca.

Baca juga : Terungkap, Pelaku dan Motif Pengeboman Bus Borussia Dortmund

Insiden pengeboman tahun lalu terjadi beberapa jam sebelum Dortmund menjamu AS Monaco pada laga perempat final Liga Champions di Signal Iduna Park.

Baca juga : Bus Terkena Ledakan, Laga Dortmund Vs AS Monaco Ditunda

Tidak ada korban meninggal dalam tragedi tersebut.

Namun, Marc Bartra yang merupakan bek andalan Dortmund, mengalami patah tangan kanan.

"Ketika serangan terjadi, saya sempat berpikir tak bisa kembali bermain. Saya tidak mampu bergerak dan mendengar apapun setelah 10 menit kejadian," ucap mantan pemain FC Barcelona itu.

Barta menghabiskan empat pekan di ruang perawatan sebelum kembali menginjakkan kaki di lapangan. (Ade Jayadireja)


EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X