Freddy Muli Jadi Pelatih Sekaligus Manajer Persis Solo

Kompas.com - 08/01/2018, 18:15 WIB
Sekjen Persis Solo, Dedy M Lawe (kiri), dan pelatih sekaligus Manajer Persis Solo, Freddy Muli, saat jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniSekjen Persis Solo, Dedy M Lawe (kiri), dan pelatih sekaligus Manajer Persis Solo, Freddy Muli, saat jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018).
|
EditorEris Eka Jaya

SOLO, KOMPAS.com - Manajemen Persis Solo memperkenalkan tim pelatih untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2018. Freddy Muli resmi ditunjuk Persis Solo sebagai pelatih sekaligus manajer.

Sekjen Persis Solo, Dedy M Lawe, mengatakan bahwa penunjukan mantan pelatih PSS Sleman tersebut diharapkan dapat membawa Persis Solo masuk ke kompetisi Liga 1 tahun 2019, sekaligus membawa Persis Solo menjadi klub modern.

"Beliau (Freddy Muli) sebagai pelatih kepala sekaligus manajer (coach manager). Ada asisten pelatih 1, Marwal Iskandar, asisten pelatih 2, Haryadi, dan pelatih kiper, I Komang Putra. Untuk menangani manajerialnya, dibantu sama Sarwo Edi sebagai asisten manajer," kata Dedy saat jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018).

Baca juga : Ini 3 Tim Promosi ke Liga 2

Dengan diumumkannya tim pelatih tersebut, kata Dedy, tidak ada lagi gosip-gosip di luar siapa pelatih Persis Solo.

"Ya, beliau inilah (Freddy Muli) pelatih kami (Persis Solo)," ujar dia.

Sementara itu, terkait posisi Freddy yang merangkap sebagai pelatih dan manajer, itu merupakan langkah berani Persis Solo untuk mempersiapkan organisasi klub yang kuat. Di samping itu, masih sedikit klub Liga Indonesia yang menggunakan sistem pelatih dan manajer.

"Klub yang kuat dimulai dari struktur pelatih yang kuat. Klub ini tidak diintervensi, baik pemainnya maupun kebijakan-kebijakan manajerialnya. Itu semua dikendalikan oleh beliau. Di atas beliau, cuma ada CEO sebagai pelaksana klub dan owner," ujarnya.

Baca juga : Promosi ke Liga 2, Persik Kendal Akan Penuhi Persyaratan PSSI

Sementara itu, Freddy Muli mengatakan, merangkap posisi pelatih dan manajer merupakan tugas berat baginya. Meski demikian, dia ingin melaksanakan amanah itu dengan sebaik-baiknya.

"Persis Solo menunjuk saya sebagai manager coach. Ini tantangan yang baru di dunia kepelatihan. Di sana (manager coach) itu memang sangat berat. Namun, itu harus saya lakukan karena ini suatu penghargaan yang luar biasa," ujar Freddy.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X