Pemain Timnas Tajikistan Coba Karier di Indonesia atas Saran Teman

Kompas.com - 03/01/2018, 19:41 WIB
Fathullo Fathulloev (dua dari kanan) tak segan berjabat tangan dan melayani sesi foto bersama fans Persela Lamongan.KOMPAS.com/Hamzah Fathullo Fathulloev (dua dari kanan) tak segan berjabat tangan dan melayani sesi foto bersama fans Persela Lamongan.

LAMONGAN, KOMPAS.com – Pada pengujung 2017, Persela Lamongan memastikan mengontrak pemain timnas Tajikistan, Fathullo Fathulloev.

Ia menjadi satu-satunya pemain asing yang hingga kini sudah resmi diikat oleh tim Laskar Joko Tingkir untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2018.

Sosok yang merupakan pemain terbaik Liga Tajikistan 2017 setelah membawa Istiklol FC meraih gelar juara ini mengakui ingin mencoba peruntungan di Indonesia atas saran dan ajakan dari dua rekannya, yakni Nuriddin Davronov yang bergabung bersama Madura United dan Manuchekhr Dzhalilov di Sriwijaya FC.

"Dua rekan itu yang beri tahu saya tentang atmosfer sepak bola di sini. Saya diajak dan saya tertarik untuk mencobanya. Sekilas sejak saya datang ke sini (Lamongan), semua memang tampak bagus," ucap Fathullo, Rabu (3/1/2018).

Baca juga : Persela Lamongan Resmi Coret Dua Pemain Asing

Hanya, sebagai pemain baru, Fathullo menyadari bahwa dirinya masih banyak membutuhkan adaptasi dengan para penggawa Persela yang lain.

"Saya lihat ada banyak pemain dengan kualitas bagus di sini, masih muda, tetapi punya skill bagus. Saddil (Ramdani) salah satunya, bagus dia punya skill dan kecepatan. Semoga saya akan bisa cepat beradaptasi dan tentunya bisa berkolaborasi dengannya di kompetisi nanti," kata dia.

Selain proses adaptasi dengan rekan-rekannya di Persela, Fathullo juga tidak menampik bahwa dia juga terus mencoba beradaptasi dengan cuaca di Lamongan dan Indonesia pada umumnya.

"Itu juga (adaptasi cuaca). Sebab, di negara saya cuacanya dingin, kalau di sini saya merasakan panas. Namun, saya akan berusaha secepatnya untuk beradaptasi, apalagi teman-teman, pelatih, dan semua orang di Persela cukup membantu," tutur Fathullo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorEris Eka Jaya
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X