Balotelli Bicara soal Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2018 - Kompas.com

Balotelli Bicara soal Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2018

Kompas.com - 21/12/2017, 13:45 WIB
Penyerang tim Italia Mario Balotelli dalam laga Grup D, Piala Dunia 2014, melawan Kosta Rika, di Pernambuco Arena, Recife, 20 Juni 2014.AFP PHOTO / EMMANUEL DUNAND Penyerang tim Italia Mario Balotelli dalam laga Grup D, Piala Dunia 2014, melawan Kosta Rika, di Pernambuco Arena, Recife, 20 Juni 2014.

KOMPAS.com - Kegagalan tim nasional Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 masih menyisakan pertanyaan. Hal itu ternyata juga berlaku di benak striker Nice, Mario Balotelli.

Timnas Italia gagal ikut serta di Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan oleh timnas Swedia di babak play-off Kualifikasi Zona Eropa.

Setelah kalah 0-1 di kandang Swedia pada leg pertama, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri.

Hal itu yang membuat mereka hanya akan menjadi penonton saat Piala Dunia 2018 digelar.

Baca juga : Kerugian Finansial yang Dialami Italia akibat Tak Lolos ke Piala Dunia

Kegagalan Italia meraih kemenangan dari dua pertandingan tersebut membuat Mario Balotelli mengaku keheranan.

Ia menuduh taktik yang digunakan pelatih Giam Piero Ventura tidak sesuai untuk memenangi laga.

Pemain Italia disebut telah tampil dengan sungguh-sungguh demi meraih kemenangan, tetapi tak satu pun gol yang berhasil tercipta pada 4 x 45 menit alias dua pertandingan play-off.

"Pertandingan tersebut membuat saya marah setelah melihat para pemain menunjukkan kesungguhan mereka di lapangan. Sangat jelas bahwa ada masalah taktis yang hilang di balik kualitas tim," ucap Mario Balotelli seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Italia.

"Mereka mungkin bukan para megabintang, tetapi Italia memiliki pemain-pemain yang sangat berkualitas. Jika mereka tidak mampu mengalahkan Swedia dalam dua leg, artinya ada sesuatu yang salah dengan mereka," ujarnya.

Kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia ini adalah kali pertama bagi Italia dalam 60 tahun terakhir setelah sempat gagal lolos ke Piala Dunia edisi 1958 di Swedia. (Verdi Hendrawan)


EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Terkini Lainnya

Resmi, Kalteng Putra Kontrak Firman Utina

Resmi, Kalteng Putra Kontrak Firman Utina

Liga Indonesia
Semen Padang Benahi Mental Pemain

Semen Padang Benahi Mental Pemain

Liga Indonesia
APP Sinar Mas Segera Serah Terimakan Venue Bowling Asian Games

APP Sinar Mas Segera Serah Terimakan Venue Bowling Asian Games

Olahraga
Birrul Siap 'Come Back' Saat Persela Jamu PSMS

Birrul Siap "Come Back" Saat Persela Jamu PSMS

Liga Indonesia
Cristian Gonzales Siap Lakukan Debut bersama PSS Saat Lawan PSMP

Cristian Gonzales Siap Lakukan Debut bersama PSS Saat Lawan PSMP

Liga Indonesia
Persipura Tak Ingin Remehkan Arema FC

Persipura Tak Ingin Remehkan Arema FC

Liga Indonesia
Persiapan Persija Mepet, Begini Tanggapan Mario Gomez

Persiapan Persija Mepet, Begini Tanggapan Mario Gomez

Liga Indonesia
Bayern Vs Real Madrid, Kroos Bicara Motivasi Lebih di Liga Champions

Bayern Vs Real Madrid, Kroos Bicara Motivasi Lebih di Liga Champions

Liga Champions
Laga Persija Melawan Persib Terancam Diundur

Laga Persija Melawan Persib Terancam Diundur

Liga Indonesia
Terkendala Kok, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua

Terkendala Kok, Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua

Olahraga
Manajer Ducati: Kami Tak Bisa Memberi Motor Yamaha kepada Lorenzo

Manajer Ducati: Kami Tak Bisa Memberi Motor Yamaha kepada Lorenzo

Olahraga
Dovizioso Tolak Tawaran Awal Perpanjangan Kontrak dari Ducati

Dovizioso Tolak Tawaran Awal Perpanjangan Kontrak dari Ducati

Liga Indonesia
'Hadiah' Ridwan Kamil untuk Mohamed Salah

"Hadiah" Ridwan Kamil untuk Mohamed Salah

Liga Champions
Bayern Muenchen Vs Real Madrid, Boateng Siap Hadapi Ronaldo

Bayern Muenchen Vs Real Madrid, Boateng Siap Hadapi Ronaldo

Liga Champions
Alami Cedera, Jaimerson Terancam Absen Saat Persija Hadapi Persib

Alami Cedera, Jaimerson Terancam Absen Saat Persija Hadapi Persib

Liga Indonesia

Close Ads X