Kompas.com - 12/12/2017, 14:57 WIB
Bek PSG, Thomas Meunier, dalam laga kontra Metz di Saint-Symphorien Stadium pada 8 September 2017. JEAN-CHRISTOPHE VERHAEGEN/AFPBek PSG, Thomas Meunier, dalam laga kontra Metz di Saint-Symphorien Stadium pada 8 September 2017.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Bek kanan Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Meunier, merasa timnya mendapat sial karena harus menghadapi Real Madrid pada babak 16 besar Liga Champions 2017-2018.

Acara drawing telah dilaksanakan di Nyon pada Senin (11/12/2017). Hasilnya, nama PSG keluar setelah Real Madrid. Hal tersebut menandakan kedua tim dipertemukan sebagai lawan.

El Real lebih dijagokan karena menyandang status juara bertahan. Meunier lantas menganggap perjumpaan dengan Cristiano Ronaldo dkk adalah sebuah petaka.

"Mengapa kami mendapatkan nasib buruk ini? Apakah kami harus tetap merasa optimistis?" demikian bunyi potongan cuit pemain berumur 26 tahun itu di Twitter.

Kali terakhir PSG menundukkan Real Madrid adalah 23 tahun lalu, tepatnya pada 3 Maret 1994. Bertemu dalam leg pertama perempat final Piala Winners, tim yang saat itu diasuh Artur Jorge sukses mencuri kemenangan berkat gol tunggal George Weah.

Sejak laga itu, sang raksasa Perancis menuai satu kekalahan dan dua hasil seri dalam tiga pertarungan berikutnya.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X