Kompas.com - 09/12/2017, 08:43 WIB
Bersama Gabriel Jesus, Sergio Aguero merayakan gol Manchester City ke gawang Liverpool pada pertandingan Premier League di Stadion Etihad, Sabtu (9/9/2017). AFP/Paul EllisBersama Gabriel Jesus, Sergio Aguero merayakan gol Manchester City ke gawang Liverpool pada pertandingan Premier League di Stadion Etihad, Sabtu (9/9/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com — Sejak setuju menangani Manchester City pada awal 2016-2017, banyak gebrakan baru yang dilakukan Josep Guardiola di dalam skuad. Hal paling fenomenal adalah memberikan kesempatan bermain kepada Gabriel Jesus dengan mengorbankan pencetak gol terbanyak klub, Sergio Aguero.

Gabriel yang baru bergabung dengan Man City pada Januari 2017 langsung menunjukkan performa hebat pada beberapa laga awal. Saking bagusnya Gabriel Jesus, Guardiola tak segan menjadikan sang penyerang asal Brasil sebagai pilihan utama dan beberapa kali menempatkan Aguero di bangku cadangan.

(Baca Juga: Antonio Conte Minta Eden Hazard Canangkan Ambisi Meraih Gelar Ballon d'Or)

Meski demikian, Guardiola mengaku dalam sebuah wawancara bersama Sky Sports yang dipandu oleh legenda Manchester United, Gary Neville, bahwa sebenarnya dia tidak pernah mengorbankan Aguero demi Gabriel.

Ada beberapa hal yang dia sesuaikan dengan rencana bermain dan lawan yang akan dihadapi dengan tetap mengedepankan kebahagiaan sang pemain.

"Mungkin ini salah satu keputusan terberat karena keduanya pemain papan atas dan pantas selalu bermain. Ketika bermain dengan dua striker, sangat mudah mengambil keputusan ini," kata Guardiola seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

(Baca Juga: Mourinho Sebut Performa Manchester United Lebih Baik ketimbang Musim Lalu, tetapi...)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika saya harus memilih, saya selalu mencoba membuat keputusan sehingga mereka berdua tetap bahagia. Tidak ada alasan khusus karena biasanya kami menghadapi tim yang bermain begitu dalam," ucapnya.

Guardiola pun mengungkapkan perbedaan karakter dan gaya bermain kedua striker itu yang membuat lebih memilih Gabriel.

"Sergio lebih intuitif, sementara Gabriel lebih agresif. Gabriel adalah striker terbaik di dunia dan tidak ada yang lebih baik darinya ketika menghadapi tekanan," ujar Guardiola.

"Gabriel juga memiliki intensitas, membaca permainan di antara dua bek tengah, menyerang gelandang bertahan dari belakang, dan pergerakannya. Namun, saya sangat senang dengan keduanya," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.