Pujian Juan Mata kepada Eric Cantona

Kompas.com - 28/11/2017, 05:45 WIB
Legenda Manchester United yang juga aktor, Eric Cantona, hadir di Festival Film Roma, Oktober 2015.AFP/Tiziana Fabi Legenda Manchester United yang juga aktor, Eric Cantona, hadir di Festival Film Roma, Oktober 2015.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Minggu, 26 November 2017, merupakan peringatan 25 tahun Eric Cantona tiba bergabung dengan Manchester United. Gelandang Setan Merah, Juan Mata, menilai Cantona bak seniman di lapangan hijau. 

Setan merupakan klub terakhir sekaligus menjadi tempat dari puncak kesuksesan dalam perjalanan karier Cantona. Sejak 1992 hingga 1997, penyerang ini telah memainkan 172 pertandingan dan mencetak total 77 gol di semua kompetisi bersama Man United.

"Cantona merupakan sosok legenda sejati dan idola semua fan Man United karena kepribadiannya, bahkan hingga hari ini," kata Juan Mata seperti dikutip BolaSport.com dari situs resmi Manchester United.

Baca Juga: Jika Mesut Oezil Gabung Barcelona, Begini 2 Pilihan Formasinya

Cantona sarat kesuksesan bersama Setan Merah sekaligus penuh kontroversi. Salah satu aksi kontroversialnya yang paling menyedot perhatian adalah tendangan kungfu ke suporter lawan di pertandingan melawan Crystal Palace pada 25 Januari 1995.

Gelandang Manchester United, Juan Mata, melakukan pemanasan jelang pertandingan Liga Champions melawan Benfica di Old Trafford, 31 Oktober 2017.AFP/Oli Scarff Gelandang Manchester United, Juan Mata, melakukan pemanasan jelang pertandingan Liga Champions melawan Benfica di Old Trafford, 31 Oktober 2017.

Kendati demikian, Mata menilai hal itu wajar dan bisa dialami oleh pemain mana pun. Gelandang Spanyol berusia 29 tahun itu bahkan ingin main bareng bersama Cantona. 

"Ia pemain yang berbeda, seorang seniman sepak bola. Saya tentu ingin berbagi ruang ganti dengannya. Saya sangat mengagumi Cantona," ujar dia.

Selama di Old Trafford, Cantona sangguh mempersembahkan 4 gelar Liga Inggris pada 1992–1993, 1993–1994, 1995–1996, dan 1996–1997 serta dua Piala FA (1993-1994 dan 1995-1996). (Wisnu Nova) 

 

 

 

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorJalu Wisnu Wirajati
SumberBolaSport
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X