Subangkit: PSIS Banyak Menyerang, tetapi Malah PSMS yang Cetak Gol

Kompas.com - 27/11/2017, 14:59 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Subangkit, (kiri) saat menghadiri sesi konferensi pers jelang laga semifinal Liga 2 di Hotel Horison, Jumat (24/11/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPelatih PSIS Semarang, Subangkit, (kiri) saat menghadiri sesi konferensi pers jelang laga semifinal Liga 2 di Hotel Horison, Jumat (24/11/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Pelatih PSIS Semarang, Subangkit, mengatakan bahwa tim asuhannya lebih menguasai permainan saat melawan PSMS Medan.

Namun, dalam laga itu, PSMS bisa memanfaatkan peluang sehingga berhasil memenangi semifinal Liga 2 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (25/11/2017).

"Pada pertandingan ini, kami banyak melakukan serangan, tetapi malah PSMS yang berhasil mencetak dua gol. Itulah sepak bola," ujar Subangkit kepada wartawan seusai laga.

Menurut Subangkit, saat menyerang, pemain PSIS terlalu terburu-buru ingin mencetak gol sehingga setiap peluang selalu terbuang sia-sia.

Baca juga : PSMS Vs Persebaya, Legimin Bertekad Beri yang Terbaik

"Ketika kami kehilangan bola, mereka langsung melakukan serangan balik memanfaatkan kecepatan winger-nya," kata Subangkit.

PSIS harus menelan pil pahit karena tim Ayam Kinantan berhasil dua kali membobol gawang PSIS yang dikawal Aji Bayu Putra pada babak perpanjangan waktu.

Gol pertama PSMS dicetak oleh Frets Listanto Butuan pada menit ke-113. Empat menit kemudian pemain pengganti, Dimas Drajad, menambah keunggulan timnya menjadi 2-0.

"Pola serangan PSMS hampir sama. Gol kedua mereka prosesnya seperti itu. Serangan kami kandas dan dengan cepat lawan menyerang balik," ujarnya.



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X