Indonesia Vs Guyana, Milla Minta Skuad Timnas Tak Lama-lama Bawa Bola

Kompas.com - 22/11/2017, 16:52 WIB
Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Luis Milla (paling kiri), didampingi asisten pelatih, Bima Sakti, menyanyikan lagu kebangsaan dalam laga perdana SEA Games 2017. HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/BOLASPORTPelatih tim nasional U-22 Indonesia, Luis Milla (paling kiri), didampingi asisten pelatih, Bima Sakti, menyanyikan lagu kebangsaan dalam laga perdana SEA Games 2017.
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Timnas Indonesia terus mempersiapkan diri untuk menghadapi timnas Guyana dalam laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2017).

Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, meminta kepada Evan Dimas dkk untuk tidak terlalu lama membawa bola.

Permintaan Milla tersebut diungkapkan langsung oleh asisten pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, selepas melangsungkan sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/11/2017).

Itu menjadi latihan terakhir skuad Garuda di Cikarang lantaran pada Kamis (23/11/2017), timnas Indonesia memulai latihan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga : Sudah Jalani 19 Laga dengan Timnas, Bagaimana Rapor Luis Milla?

"Pelatih Milla mengatakan para pemain diminta jangan terlalu banyak membawa bola, lalu pemain belakang juga harus lebih save," ucap Bima Sakti, Rabu (22/11/2017).

Dalam latihan siang hari ini, Bima mengatakan, tim pelatih melakukan game internal dengan waktu 15 menit dalam dua babak.

Pemain Timnas Indonesia memberikan tepuk tangan sebagai ucapan terima kasih pada penonton yang sudah hadir di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab. Bekasi, setelah kalah 0-1 melawan Timnas Suriah U-23 pada Sabtu (18/11/2017)BolaSport.com/Feri Setiawan Pemain Timnas Indonesia memberikan tepuk tangan sebagai ucapan terima kasih pada penonton yang sudah hadir di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kab. Bekasi, setelah kalah 0-1 melawan Timnas Suriah U-23 pada Sabtu (18/11/2017)

Game internal itu digelar untuk menambah komunikasi antarpemain dan sekaligus memantapkan taktik jelang melawan Guyana.

Bima mengatakan, Hansamu Yama dkk diminta untuk cepat bertransisi ketika melancarkan serangan dan bertahan.

Pertandingan melawan Guyana sekaligus persiapan mengikuti Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia pada Agustus mendatang.

"Kami berusaha tampil lebih baik lagi selepas melawan Suriah di dua pertandingan kemarin. Setidaknya, ini menjadi modal untuk Asian Games 2018," kata Bima Sakti.



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X