Kompas.com - 20/11/2017, 15:55 WIB
Striker Manchester City, Sergio Aguero (2 dari kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya setelah mencetak gol kedua Man City melalaui titik penalti saat melawan Arsenal dalam pertandingan Premier League di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (5/11/2017).
OLI SCARFF/AFPStriker Manchester City, Sergio Aguero (2 dari kiri), melakukan selebrasi bersama rekannya setelah mencetak gol kedua Man City melalaui titik penalti saat melawan Arsenal dalam pertandingan Premier League di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (5/11/2017).
|
EditorEris Eka Jaya

KOMPAS.com - Rahasia penampilan gemilang Manchester City musim ini yang menuai banyak pujian diungkap oleh sang pelatih, Pep Guardiola.

Musim ini, Manchester City sudah mencetak 54 gol dari 18 pertandingan di semua ajang tanpa terkalahkan.

Tim asuhan Guardiola ini mencetak 16 kemenangan beruntun di semua ajang yang menjadi rekor tersendiri bagi klub asal kota Manchester itu.

Dari 18 laga, Man City pun baru kebobolan 11 gol dan belum terkalahkan.

Tentang rahasia penampilan impresif ini, Guardiola akhirnya memberikan jawabannya.

Baca juga : Tampil Impresif, De Bruyne Terbantu dengan Gaya Main Man City

"Main simpel (sederhana)," ujar Guardiola tentang rahasia permainan Man City seperti dilansir BolaSport.com dari Manchester Evening News.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatih asal Spanyol tersebut percaya permainan sederhana anak asuhnya yang membuat gaya bermain mereka menjadi lebih baik.

"Kami akan kebobolan dari serangan balik jika salah melakukan umpan sederhana, ketika seorang pemain melakukan gerakan kreatif yang tak perlu, atau ketika kami tak terorganisasi ketika kehilangan bola," ujar Pep.

"Ketika kami bermain simpel, permainan kami menjadi lebih cepat," kata mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut.

Ekspresi pelatih Manchester City, Josep Guardiola, saat menyaksikan anak asuhnya melawan Manchester United di Stadion Etihad, pada 27 April 2017. 
Paul ELLIS / AFP Ekspresi pelatih Manchester City, Josep Guardiola, saat menyaksikan anak asuhnya melawan Manchester United di Stadion Etihad, pada 27 April 2017.

Guardiola mengatakan, dengan bermain satu-dua sentuhan saja, permainan Man City menjadi lebih terorganisasi.

Itulah sebabnya Guardiola tak memainkan bola-bola panjang karena jika umpan panjang berhasil direbut lawan, akan terjadi serangan balik oleh lawan.

Guardiola percaya bahwa ke depannya Man City akan menjadi tim yang lebih solid lagi seiring berjalannya waktu serta para pemain lama dan baru semakin menyatu.



Sumber BolaSport
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.