Gol Martial Mirip Aksi Milito pada Final Liga Champions 2010

Kompas.com - 28/10/2017, 21:50 WIB
Striker Manchester United asal Perancis, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, Manchester, Sabtu (28/10/2017). OLI SCARFF/AFPStriker Manchester United asal Perancis, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, Manchester, Sabtu (28/10/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Proses gol tunggal Anthony Martial dalam laga Manchester United vs Tottenham Hotspur, Sabtu (28/10/2017), tergolong langka. Hanya ada tiga sentuhan sebelum pemain asal Perancis itu menjebol gawang tim tamu.

Manchester United menang 1-0 dalam laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford itu. Momen penentu terjadi pada menit ke-81.

Bola tendangan David De Gea dipantulkan Romelu Lukaku sehingga menghadirkan ruang bebas buat Martial. Tak mau berlama-lama, Martial yang bukan pemain kidal, memaksakan diri untuk melepaskan tendangan kaki kiri ke gawang Hugo Lloris.

(Baca Juga: Pantas Pep Guardiola Mengeluh, Bola Piala Liga Inggris Lebih Murah daripada Liga 1 Indonesia)

Total, Manchester United hanya melakukan tiga sentuhan dari tendangan De Gea hingga gol Martial. Cara seperti itu bukan kali pertama dilakukan oleh Manajer Manchester United, Jose Mourinho.

Ketika menukangi Inter Milan, Mourinho juga memeragakan taktik efektif dalam mencetak gol. Contohnya adalah final Liga Champions 2010, ketika Inter Milan menang 2-0 atas Bayern Muenchen.

Gol pertama Diego Milito terlihat mirip dengan Martial. Bola dikirimkan kiper Julio Cesar ke daerah pertahanan Bayern, kemudian dipantulkan Milito ke Weshley Sneijeder.

(Baca Juga: Selamat Datang di Catalonia yang Sudah Merdeka, Real Madrid!)

Pemilik nama terakhir merespons dengan umpan terobosan kepada Milito yang akhirnya mencetak gol. Total, ada enam sentuhan sejak goal-kick Julio Cesar.

Lesakan Milito juga melibatkan tiga orang saja, termasuk penjaga gawang. Perbedaannya, Milito menunjukkan kontrol bola luar biasa meskipun dikejar beberapa pemain.

Adapun Martial tampak agak canggung karena melepaskan tendangan bukan dengan kaki terkuatnya. Bahkan, Mourinho sampai mengatakan, "Martial mencetak gol dengan tembakan buruk. Namun, tendangan buruk juga bisa menjadi gol indah."



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X