Kompas.com - 13/10/2017, 09:07 WIB
Bek Persib Bandung, Vladimir Vujovic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Bali United pada lanjutan Kejuaraan Sepak Bola Torabika, di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (14/5/2016). Dok. Twitter Persib BandungBek Persib Bandung, Vladimir Vujovic, melakukan selebrasi usai membobol gawang Bali United pada lanjutan Kejuaraan Sepak Bola Torabika, di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (14/5/2016).
|
EditorEris Eka Jaya

BANDUNG, KOMPAS.com - Bek asing Persib Bandung, Vladimir Vujovic, tak menampik bahwa performa timnya anjlok. Enam hasil seri beruntun menjadi bukti inkonsistensi Maung Bandung.

"Penampilan Persib memang buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Saya tidak tahu kenapa kami mendapat hasil imbang. Saya tidak tahu harus berbicara apa," ujar Vlado, sapaan akrabnya, di Mes Persib, Kamis (13/10/2017) sore. 

"Namun, membandingkan dengan klub yang posisi di atas seperti Bali United, mereka mencetak gol dua kali lipat dibandingkan kami," ujar Vlado.

Vlado menilai, catatan minor yang ditorehkan Persib juga tak lepas dari sejumlah keputusan kontroversial dari sang pengadil lapangan. Namun, ia enggan bicara lebih dalam soal itu.

Baca juga: Persib Masih Sakti untuk Pelatih PSM

"Saya tidak tahu penyebab sebenarnya. Saya tidak ingin berbicara tentang apa yang terjadi di pertandingan melawan Madura dan Balikpapan, tetapi itu adalah salah satu penyebab mengapa kami kehilangan lebih dari 10 poin," ujarnya.

Secara keseluruhan, pemain asal Montenegro itu berpendapat menurunnya prestasi Persib menjadi kesalahan kolektif yang harus ditanggung bersama.

"Itu tidak lain karena kesalahan kami sendiri," ucapnya.

"Di enam pertandingan terakhir, sebenarnya kami sudah meningkatkan penampilan, tidak ada yang bisa menyebut bahwa kami tidak berjuang. Saya tidak ingin menyalahkan orang lain, tetapi memang 11 pemain ini melakukan kesalahan," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.