Kompas.com - 10/10/2017, 20:32 WIB
Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, melakukan selebrasi setelah mencetak gol penalti ke gawang Leicester City pada pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions di Vicente Calderon, Madrid, Rabu (12/4/2017). PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFPPenyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, melakukan selebrasi setelah mencetak gol penalti ke gawang Leicester City pada pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions di Vicente Calderon, Madrid, Rabu (12/4/2017).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Jelang laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2018, Perancis dikejutkan oleh pernyataan Christophe Dugarry. Mantan pemain yang membawa Perancis juara Piala Dunia 1998 ini menginginkan Antoine Griezmann tidak diturunkan.

Perancis akan melakoni laga pamungkas Grup A melawan Belarus, Selasa (10/10/2017) atau Rabu dini hari WIB. Perancis difavoritkan memenangi laga tersebut untuk mengunci posisinya sebagai juara grup sekaligus meraih tiket otomatis ke putaran final di Rusia musim panas tahun depan.

Baca Juga: Pesan Griezmann yang Bikin Man United Gigit Jari

Menjelang duel tersebut, Dugarry meminta pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps, mencadangkan Griezmann. Pemain yang dihubung-hubungkan dengan Manchester United dan Barcelona itu dinilai tak tampil maksimal bersama timnas.

"Saya sangat kecewa dengan Antoine Griezmann. Dia semakin buruk dari tahun ke tahun," ujar Dugarry dikutip BolaSport.com dari Tribal Football.

"Dia juga tak bermain bagus saat melawan Bulgaria. Jika saya jadi pelatih, dia tak akan main saat menghadapi Belarus."

Baca Juga: Embargo Transfer Atletico Bikin Man United Sulit Rekrut Griezmann

Dugarry meminta Griezmann mencontoh legenda-legenda Perancis seperti Thierry Henry dan Zinedine Zidane yang sukses membawa negaranya memenangi gelar penting.

"Griezmann tak lagi menjadi inspirasi, tak lagi punya kecepatan dan tak lagi bisa menjadi pembeda. Saya sangat kecewa padanya," kata eks pemain Barcelona dan AC Milan tersebut.

Saat ini Perancis memimpin klasemen sementara Grup A dengan raihan 20 poin dari sembilan pertandingan. Posisi Perancis belum aman mengingat Swedia membayangi di peringkat kedua dengan selisih satu angka.

Jika Perancis kalah atau imbang menghadapi Belarus, sedangkan pada pertandingan lain Swedia menang atas Belanda, maka tim Ayam Jantan harus melalui fase play-off. Dengan demikian, kemenangan menjadi harga mati agar nasibnya tidak ditentukan oleh hasil pertandingan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Liga Indonesia
Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Sports
Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Motogp
8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

Liga Indonesia
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Liga Spanyol
Program Naturalisasi Jadi Sasaran Kritik Haruna Soemitro, Ini Penjelasan PSSI

Program Naturalisasi Jadi Sasaran Kritik Haruna Soemitro, Ini Penjelasan PSSI

Liga Indonesia
Gerak Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

Gerak Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

Sports
Merah Putih Diizinkan Berkibar di Piala Asia Wanita 2022?

Merah Putih Diizinkan Berkibar di Piala Asia Wanita 2022?

Liga Indonesia
Daftar Juara Piala Super Spanyol, Real Madrid Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Daftar Juara Piala Super Spanyol, Real Madrid Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Sports
AS Roma Vs Cagliari, Saat Mourinho Tertawa meski Tak Punya Jawaban atas Masalah Timnya...

AS Roma Vs Cagliari, Saat Mourinho Tertawa meski Tak Punya Jawaban atas Masalah Timnya...

Liga Italia
Di Tengah Riuh Kritik Haruna Soemitro, PSSI Bicara soal Kontrak Shin Tae-yong

Di Tengah Riuh Kritik Haruna Soemitro, PSSI Bicara soal Kontrak Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Sama-sama Bela Timnas Indonesia, Apa Perbedaan Pemain Naturalisasi dan Keturunan?

Sama-sama Bela Timnas Indonesia, Apa Perbedaan Pemain Naturalisasi dan Keturunan?

Sports
Jumlah Trofi Carlo Ancelotti sebagai Pelatih

Jumlah Trofi Carlo Ancelotti sebagai Pelatih

Sports
Jadwal Pengumuman Pemain Terbaik FIFA 2021: Messi, Lewandowski, atau Salah?

Jadwal Pengumuman Pemain Terbaik FIFA 2021: Messi, Lewandowski, atau Salah?

Internasional
AC Milan Vs Spezia: Rossoneri Bisa Gusur Inter dari Puncak, asalkan…

AC Milan Vs Spezia: Rossoneri Bisa Gusur Inter dari Puncak, asalkan…

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.