Kompas.com - 18/09/2017, 08:22 WIB
Penyerang Malaysia, Thanabalan A/L Nadarajah (kanan), berduel dengan penjaga gawang Timnas U-22 Indonesia, Satria Tama Hardiyanto, dalam pertandingan semifinal SEA Games 2017 di Shah Alam Stadium, Shah Alam, Sabtu (26/8/2017). Mohd RASFAN/AFPPenyerang Malaysia, Thanabalan A/L Nadarajah (kanan), berduel dengan penjaga gawang Timnas U-22 Indonesia, Satria Tama Hardiyanto, dalam pertandingan semifinal SEA Games 2017 di Shah Alam Stadium, Shah Alam, Sabtu (26/8/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.com – Tuah Satria Tama. Mungkin inilah kata yang cocok untuk menggambarkan kemenangan Persegres Gresik United dengan skor 2-1 atas Barito Putera dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Petrokimia, Gresik, Minggu (17/9/2017) sore.

Secara kebetulan, Persegres yang telah lama paceklik meraih kemenangan kedua dalam kompetisi musim ini setelah kembali diperkuat Satria Tama. Sebelumnya, sang penjaga gawang bergabung bersama Timnas Indonesia.

Baca Juga: SEA Games 2017, Statistik Satria Tama Kalahkan Gianluigi Buffon

“Semoga kami konsisten meraih kemenangan karena setelah saya ke Timnas, saya selalu melihat bagaimana pertandingan Persegres dan hasil mungkin tidak berpihak pada kami. Saya sangat bersyukur, sekarang saya berada di sini dan berguna membantu tim untuk meraih tiga poin yang sempat tidak kami raih di kandang sendiri,” tutur Satria Tama selepas pertandingan.

Kiper kelahiran Sidoarjo ini juga memuji penampilan rekan-rekannya, yang dianggapnya cukup militan serta total dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Saya juga mengapresiasi kerja keras teman-teman yang telah bermain tidak mengenal lelah dan tidak mengenal takut. Semua lawan pasti dihadapi, saya tahu teman-teman saya. Mereka mempunyai jiwa petarung, mereka juga punya jiwa tidak mau kalah,” ucap dia.

Baca Juga: Hanafi Berharap Persegres Tak Terlalu Bergantung kepada Arsyad dan Satria

Satria Tama juga meluruskan pemberitaan terkait dirinya yang dikabarkan sempat mangkir dari latihan selepas kembali dari timnas.

“Saya ingin meluruskan tentang isu berita kemarin yang saya dibilang mangkir, dibilang indisipliner. Itu saya klarifikasi, bahwa saya sudah lapor kepada pelatih kiper Nugroho (Persegres), saya izin untuk melakukan terapi,” ujar Satria.

“Kebetulan, mungkin rekan-rekan wartawan mengetahui waktu SEA Games kemarin, saya mengalami sedikit kendala cedera di betis. Saya kemudian dapat surat dari dokter Timnas untuk melakukan fisioterapi di Surabaya, dan itu yang saya lakukan,” kata dia.

Dengan klarifikasi ini, Satria Tama berharap tidak ada lagi pemberitaan miring mengenai dirinya. Dia juga berharap ada konfirmasi terlebih dahulu sebelum muncul berita.

“Saya juga sedikit kecewa dengan pemberitaan itu. Bagaimanapun, saya tetap mau situasi tim ini (Persegres) tetap kondusif. Saya mau klarifikasi saja, biar berita itu tidak menyebar dan menyebabkan yang tidak-tidak,” ucap Satria.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.