Takut Diketahui Widodo, Iwan Enggan Beberkan Hasil Evaluasi Tim

Kompas.com - 05/09/2017, 09:08 WIB
Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan (kiri) bersama dengan pelatih Persegres Gresik United Hanafi. KOMPAS.com/HamzahPelatih Borneo FC Iwan Setiawan (kiri) bersama dengan pelatih Persegres Gresik United Hanafi.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

GRESIK, KOMPAS.comBorneo FC menaklukkan Persegres Gresik United 1-0 dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Petrokimia, Gresik, Senin (4/9/2017). Lerby Eliandry menjadi penentu kemenangan Pesut Etam.

Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, mengakui bahwa tim asuhannya masih memiliki banyak kekurangan. Tetapi dia tak mau membeberkan sektor mana yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: Hasil Liga 1, Gol Lerby Bawa Borneo FC Taklukkan Persegres

Mantan arsitek Persebaya Surabaya ini khawatir taktik dan strateginya bakal diketahui Bali United karena Widodo Cahyono Putro (pelatih Bali United) menyaksikan secara langsung duel tersebut. Borneo FC akan menjamu Bali United pada 11 September.

"Kalau saya ngomong evaluasi di sini, nanti didengar Widodo, besok kami kalah lawan Bali United. Apalagi tadi ada Widodo, makanya pertandingan tadi saya pancing dengan permainan yang jelek-jelek, karena Widodo ada di atas (tribune). Kami bermain tidak seperti biasanya,” kata Iwan.

Baca Juga: Kembali Tangani Borneo FC, Iwan Setiawan Serasa Kembali ke Rumah

Gol kemenangan Borneo FC tercipta pada menit ke-18. Setelah itu, mereka lebih banyak mendapat tekanan dari tuan rumah, terutama pada babak kedua.

"Yang jelas, ini kondisi dalam satu pertandingan. Mungkin teman-teman setuju bahwa saat tim tuan rumah tertinggal maka pada babak kedua kondisi psikologisnya pasti demikian, pasti mereka menekan,” ucap dia.

“Kami tidak menginstruksikan untuk bertahan tetapi kondisi psikologis ini yang akhirnya membuat pemain kami harus bertahan. Tapi yes oke, saya sendiri senang pada saat kami bertahan, sebab dengan bertahan itu kami punya senjata andalan yang sebenarnya itu sangat manjur (counter attack), tapi sayang tidak ada yang berhasil dikonversikan menjadi gol dalam kondisi tim kami tertekan,” ujar Iwan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X